Koreri.com, Sorong – Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia didampingi Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu melakukan kunjungan kerja ke area produksi Petrogas Basin LTD di wilayah Arar, Kabupaten Sorong, Sabtu (7/6/2025).
Dalam keterangan persnya, Menteri Bahlil mengakui kontribusi Sorong di lifting minyak RI mengalami penurunan drastis hingga mencapai kurang lebih 5000 bpod.
Kondisi ini berbeda sekali dibanding periode 1996 – 1967, dimana kontribusi Sorong pada lifting minyak RI mencapai 100.000 barel perhari/bpod.
“Jadi turunnya jauh sekali,” akuinya.
Kendati demikian, Bahlil mengaku melihat secercah harapan setelah berdiskusi dengan Petrogas dan Pertamina dalam rangka optimalisasi terhadap sumur-subur yang sudah lama maupun yang lagi melakukan eksplorasi.
“ini gasnya pun sampai sekarang masih jalan dan ada beberapa sumur yang Insya Allah di 2026 ini bisa kita tingkatkan prosesnya,” imbuhnya.
Lanjut Bahlil, target lifting minyak RI di 2025 dalam APBN itu mencapai 605.000 bpod.
“Insya Allah didoain ya, target APBN di 2025 akan bisa dicapai. Karena saya bicaranya itu target nasional saja. Untuk di Sorong soal target menaikkan produksi itu yang saya lagi cek untuk di tahun 2026,” lanjutnya.
Bahlil juga memastikan upaya yang dilakukan Pertamina juga Petrogas dalam rangka mengejar target melalui penambahan sumur-sumur baru.
Dan baik pihak Pertamina maupun Petrogas juga saat ini sementara melakukan eksplorasi sumur tambahan baik di darat maupun di laut. Meski untuk di laut butuh investasi yang jauh lebih besar ketimbang melakukan eksplorasi di darat.
“Saya sudah diskusi dan ada secercah harapan untuk menemukan. Saya sudah bilang jalankan saja, nanti dari SKK Migas dan dari Pemerintah akan memberikan beberapa insentif kemudahan termasuk dari sisi keekonomian, yang penting kita bisa meningkatkan itu. Total ada sekitar 6 sampai 7 sumur tambahan,” pungkasnya.
Turut mendampingi Menteri ESDM, Gubernur PBD, Bupati Kabupaten Sorong, kepala SKK Migas Djoko Siswanto, President RH Petrogas Companies in Indonesia, Ferry Hakim beserta tamu undangan lain.
ZAN
