Polda Papua Geser 3.385 Personel Polri Kawal PSU Pilgub

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P / Foto : Ist

Koreri.com, Jayapura – Polda Papua menggelar Operasi Mantap Praja Cartenz 2025 dalam rangka menyongsong Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tahun 2025.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengatakan operasi ini merupakan bentuk kesiapan jajaran kepolisian dalam menjamin pelaksanaan pemilihan ulang yang aman, tertib, dan damai di seluruh wilayah Papua.

Dijelaskan bahwa pemungutan suara ulang akan melibatkan 750.959 pemilih yang tersebar di 2.023 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 9 kabupaten/kota di Provinsi Papua.

Dikatakan, berdasarkan tingkat kerawanan, TPS diklasifikasikan menjadi tiga kategori.

“Sebanyak 646 TPS masuk kategori kurang rawan, 1.131 TPS kategori rawan, dan 246 TPS tergolong sangat rawan,” kata Kombes Pol. Cahyo Sukarnito dalam keterangan persnya, Senin (4/8/2025).

Untuk memastikan pelaksanaan PSU berjalan aman dan lancar, sebanyak 8.884 personel gabungan yang terdiri dari 3.385 personel Polri, 720 personel TNI, serta 4.779 anggota Linmas dikerahkan dalam operasi ini.

Proses pergeseran pasukan dan distribusi logistik telah dimulai beberapa hari terakhir dengan memanfaatkan seluruh moda transportasi darat, laut, udara, dan sungai menyesuaikan dengan kondisi geografis Papua.

Kabid Humas juga menghimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar, terutama menjelang hari pencoblosan.

“Kami minta masyarakat tetap menjaga situasi kamtibmas dan tidak mudah terprovokasi oleh hoaks, ujaran kebencian, ataupun isu-isu yang beredar di media sosial,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh warga Papua, khususnya yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), untuk aktif berpartisipasi pada 6 Agustus 2025.

“Gunakan hak pilih sesuai TPS yang telah ditentukan. Partisipasi saudara sekalian sangat penting bagi masa depan Papua serta mari kita jaga bersama persatuan, kesatuan, dan stabilitas keamanan di Papua demi suksesnya pelaksanaan pemungutan suara ulang ini,” pungkasnya.

EHO

Exit mobile version