Klaim Kemenangan MARI-YO Diduga Modus Tekan Penyelenggara Pemilu

Panji AM Yulianus Dwaa
Yulianus Dwaa, pemuda adat Tabi dan anggota tim media sosial BTM-CK (kiri) bersama Ketua LSM Gempur Papua sekaligus bagian dari tim komunikasi politik pasangan BTM - CK, Panji Agung Mangkunegoro saat memberikan keterangan pers / Foto : Ist

Koreri.com, Jayapura – Ketua LSM Gempur Papua sekaligus bagian dari tim komunikasi politik pasangan BTM – CK, Panji Agung Mangkunegoro menuding klaim kemenangan yang diumumkan oleh pasangan calon Gubernur Papua nomor urut 2, MARI-YO sebagai manuver manipulatif yang bertujuan memengaruhi proses rekapitulasi suara.

Dalam keterangan pers di Abepura, Kamis (7/8/2025), Panji menyebut klaim tersebut sebagai bentuk pembohongan publik dan upaya menggiring opini untuk melegitimasi tindakan di balik layar.

“Mereka gunakan program Excel dengan formula manipulatif. Bahkan hasilnya menunjukkan persentase di atas 108 persen. Itu saja sudah tidak masuk akal,” kata Panji.

“Ini bukan sekadar klaim, tapi bagian dari strategi. Tujuannya jelas: memberi tekanan kepada penyelenggara pemilu dari tingkat PPD hingga KPU untuk membuka celah manipulasi suara. Ini modus klasik mark-up suara,” lanjutnya.

Panji menegaskan bahwa perolehan suara yang dimiliki tim BTM-CK berdasarkan hasil C1 Plano dari tiap TPS, dan itu menurutnya adalah data yang sah dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Jangan tertipu. Framing kemenangan mereka adalah hoaks. Mari kita semua awasi proses penghitungan suara agar tetap jujur dan adil,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar semua pihak, termasuk partai politik pendukung, tidak coba-coba mengintervensi proses rekapitulasi suara yang masih berlangsung.

Hal senada disampaikan oleh Yulianus Dwaa, pemuda adat Tabi dan anggota tim media sosial BTM-CK. Ia menyerukan agar masyarakat tidak termakan provokasi dan tetap menjaga integritas demokrasi di Tanah Papua.

“Mari kita jaga Papua. Demokrasi sudah berjalan cukup baik, jangan rusak dengan manipulasi. Seorang pemimpin sejati adalah yang berani mengakui keunggulan lawan,” ujarnya.

Sebagai informasi, Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua telah digelar pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Data sementara dari lembaga hitung cepat Poltracking menunjukkan pasangan BTM-CK unggul dengan 50,72 persen, sementara MARIYO hanya meraih 29,28 persen.

Namun, pihak MARIYO mengklaim menang dengan perolehan 57 persen suara, berdasarkan exit poll internal mereka, klaim yang hingga kini belum bisa diverifikasi secara independen.

TIM

Exit mobile version