Legislator DPRD Maluku Dorong Seluruh Elemen Terlibat Bangun Kota Ambon

Nita bin Umar HUT Kota Ambon 450 Tahun
Legislator DPRD Maluku dari Dapil Kota Ambon Nita bin Umar / Foto : Ist

Koreri.com, Ambon – Meski Hari Ulang Tahun (HUT) ke 450 Kota Ambon jatuh pada 7 September, namun upacara peringatan baru digelar pada Senin, 8 September 2025 di Lapangan Merdeka Kota Ambon.

Hal itu dikarenakan tanggal 7 September tepat jatuh pada hari minggu dimana umat Kristiani harus beribadah.

Momen bertambahnya usia setahun ini menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen masyarakat Kota Ambon untuk terus bersatu dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Legislator DPRD Maluku dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Ambon, Nita Bin Umar, turut memberikan pandangannya usai mengikuti upacara peringatan tersebut.

“HUT Kota Ambon yang ke 450 ini dari sisi usia sudah sangat mapan. Karena itu, kita semua baik masyarakat, pemerintah, maupun lembaga lainnya harus bersama-sama membangun daerah ini,” ajaknya.

Seluruh elemen harus terus mendukung kerja-kerja Wali kota dan Wakil Wali kota selama 5 tahun.

Menurut Nita, pembangunan kota harus dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.

“Tujuan pembangunan kota ini adalah agar seluruh masyarakat dapat menikmati hasilnya. Karena itu, siapa pun dia, harus menyatukan pikiran dan kebijakan. Setelah itu, akan terwujud kedamaian, keamanan lingkungan, pribadi, dan keluarga. Maka pembangunan dapat benar-benar dicapai,” imbuhnya.

Nita juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menciptakan inovasi serta tidak hanya bergantung pada pemerintah dan DPRD.

“Jangan lagi ada yang bersungut-sungut. Masyarakat harus bisa menciptakan inovasi baru terkait apa yang mesti dilakukan. Karena membangun kota ini bukan hanya tugas Pemerintah dan DPRD, tapi juga tanggung jawab masyarakat. Semua punya hak yang sama dalam membangun dan menikmati hasilnya. Supaya tidak ada rantai yang terputus,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nita mengingatkan bahwa pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya, mari kita satukan pikiran. Tidak lagi melihat ke belakang, tapi mari kita lihat ke depan apa yang harus dilakukan demi Kota Ambon yang lebih baik ke depannya,” pungkasnya.

JFL

Exit mobile version