Koreri.com, Sorong – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Papua Barat Daya resmi menggelar Musyawarah Daerah I Tahun 2025 bertempat di Darefan Hotel, Kota Sorong, Sabtu (27/9/2025).
Tema yang diusung “Peran Media dalam Mendorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Adat di Papua Barat Daya”.
Musda I JMSI Papua Barat Daya ini dibuka secara resmi oleh Ketua Bidang Jurnalisme Berkualitas Pengurus Pusat JMSI Dino Umahuk. Ikut hadir Gubernur Papua Barat Daya yang diwakili Kadis Kominfo Irma Riyani Soelaiman, S.Sos, MM.
Sejumlah pejabat setempat hadir di kesempatan itu diantaranya Wakil Ketua II DPRP PBD Fredrik Marlisa, Wakil Ketua II DPRP Papua Barat Syamsudin Seknun yang juga selaku Dewan Pembina JMSI, anggota DPRD dari Fraksi Otsus Franky Umpain, Kepala Dispora Parekraf PBD Yusdi Lamatenggo, Plt Kepala Dinas Kominfo Kota Sorong James Burung, Staf Ahli Bidang Otsus Setda Kota Sorong Ferry Kambuaya dan perwakilan Humas Polda PBD serta para tamu undangan lainnya.
Tampak hadir pula seluruh pemilik usaha media yang tergabung dalam keanggotaan JMSI Papua Barat Daya.
“Dan tema yang kita angkat hari ini, sejalan dengan kebutuhan kita untuk menghadirkan media yang sehat, profesional, serta berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.
JMSI sendiri merupakan sebuah organisasi yang menjadi wadah bagi perusahaan media siber atau online di Indonesia. Juga merupakan salah satu konstituen resmi Dewan Pers yang kini hadir di provinsi termuda Indonesia yaitu Provinsi Papua Barat Daya.
Balubun berharap Musda I ini melahirkan kepengurusan yang solid, program kerja yang realistis, salah satunya terus mendorong kompetensi wartawan di perusahaan media dan semangat kolaborasi dengan seluruh stakeholder.
Dewan Pembina JMSI Syamsudin Seknun menyambut baik proses legitimasi lahirnya JMSI PBD sekaligus menandainya dengan menggelar Musda I di Kota Sorong.
Menurutnya, keberadaan JMSI bukan sekedar wadah berkumpul, berpikir dan pengelola media siber melainkan rumah besar untuk memastikan perusahaan media yang dibangun benar-benar bekerja sesuai kaidah jurnalistik berita dan memberikan manifestasi bagi publik.
Tidak kalah penting, JMSI dituntut untuk mampu menjalin hubungan kemitraan yang konstruktif dengan Pemerintah, akademisi, dunia usaha serta stakeholder lainnya di PBD. Kemitraan ini bukan berarti kehilangan independensi tetapi justru memperkuat peran pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
“Sebagai Dewan Pembina, ada beberapa catatan yang ingin saya sampaikan. Yang pertama kehadiran JMSI PBD ini sangat penting karena di era digitalisasi sekarang ini kita kan diperhadapkan dengan berbagai persoalan berita-berita hoax. Jadi JMSI hadir di momentum terbaik karena di era keterbukaan seperti sekarang ini siapa saja dapat membuat website berita yang kemudian hak itu bisa memframing hal-hal yang tidak konstruktif di suatu daerah. Sehingga JMSI hadir sebagai cikal bakal untuk memproteksi bahwa tidak semua media online dalam pemberitaan itu memiliki standar media yang memang sesuai dengan ketentuan yang ada,” urainya.
“Pesan saya, silahkan bersinergi dengan Pemerintah daerah, dengan pihak Polda karena di ujung jempol saudara-saudara JMSI stabilitas hingga keberhasilan pembangunan di PBD akan kita ciptakan bersama-sama,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Elisa Kambu dalam sambutannya yang dibacakan Kadis Kominfo PBD Irma Riyani Soelaiman, S.Sos, MM menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa. Kehadiran JMSI menurutnya bukan sekedar wadah organisasi tetapi juga pendorong perubahan sosial ekonomi dan budaya masyarakat.
“Media harus menjadi jembatan informasi agar kebijakan pembangunan berpihak pada masyarakat adat mendorong lahirnya Inovasi dan kreativitas ekonomi lokal sekaligus memberi publikasi positif tentang potensi daerah, pariwisata, UMKM dan ekonomi kerakyatan,” imbuhnya.
Media juga, lanjut Gubernur berfungsi sebagai pengawas sosial agar pembangunan berjalan transparan dan adil. Bahkan melalui JMSI ini, media siber di PBD diharapkan mampu menghasilkan narasi pemberdayaan optimisme dan penguatan kapasitas masyarakat adat. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya meningkat tetapi juga memberi kesejahteraan yang berkeadilan
“Saya berharap Musda I JMSI menjadi momentum penting untuk merumuskan arah organisasi ke depan, membangun sinergi antara media serta memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah, dunia usaha dan seluruh elemen Masyarakat,” pungkasnya.
ZAN
