Koreri.com, Jayapura – Kepengurusan Kerukunan Maesaan Motoling periode 2025–2030 resmi dilantik berdasarkan SK nomor: 001/SK/KMM/IX/2025 dan didaftarkan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jayapura.
Pelantikan yang dirangkaikan dengan ibadah syukur HUT ke 49 ini berlangsung di kediaman Pdt. Rivo Manangsang, Jalan Koya Koso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Minggu (28/9/2025).
Turut hadir Kesbangpol Kota Jayapura, pengurus Kerukunan Kawanua Papua (KKP) dan tamu undangan lain serta warga Maesaan Motoling di Kota Jayapura sekitarnya.
Wali Kota Jayapura yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Abdul Majid, melantik pengurus baru yang diketuai Pdt. Yance Raunsay, dengan Verni Mandas sebagai Sekretaris Umum dan Lavone Lonteng sebagai Bendahara.
Abdul Majid menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Maesaan Motoling yang telah menjaga eksistensi kerukunan hingga 49 tahun.
Ia menegaskan Kota Jayapura adalah rumah besar sekaligus miniatur Bhinneka Tunggal Ika yang menguatkan persatuan di tengah keberagaman.
“Dengan adanya pengurus kerukunan Motoling yang baru, saya berharap menjadi pemersatu dan pengokoh persaudaraan di rumah besar Kota Jayapura. Semua paguyuban, termasuk kerukunan Motoling, harus bergandeng tangan dalam membangun Kota Jayapura,” ujarnya.
Abdul juga menekankan bahwa diterbitkannya SK resmi melalui Kesbangpol menandai awal sinergi antara kerukunan dan pemerintah daerah dalam pembangunan.
“Dengan adanya SK pemerintah Kota Jayapura melalui Kesbangpol ini menjadi tanda secara resmi rukun motoling bersinergi berharmoni dengan kekuatan yang ada dalam pembangunan Kota Jayapura,” ujarnya.
“sekali lagi selamat dan sukses kepada keluarga besar Kerukunan Maesaan Motoling di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, dan sekitarnya,” sambung Majid.
Sementara itu, Ketua Umum Rukun Maesaan Motoling Kota Jayapura dan sekitarnya, Pdt. Yance Raunsay, menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh warga Maesaan Motoling kembali memilihnya untuk pimpin rukun motoling 5 tahun kedepan melalui Musda.
Ia mengaku siap bawa rukun motoling berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk pembangunan di Provinsi Papua.
“Kita sudah urus semua administrasi di Kesbangpol dan sekarang sudah terdaftar dan siap jadi mitra pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan,” pungkas Yance.
EHO
