2026, BPJN Maluku Dijatahi Pekerjaan Preservasi Jalan di 3 Wilayah

Abdul Hamid Payapo BPJN Maluku
Kasatker Wilayah I Maluku Ir. Abdul Hamid Payapo, ST, MT / Foto : Ist

Koreri.com, Ambon – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku terus menggenjot pekerjaan preservasi jalan dan jembatan di wilayah itu.

Dipastikan 2026, Satker Kementerian PUPR ini mendapatkan jatah penanganan terhadap preservasi jalan di tiga wilayah.

Dengan adanya paket pekerjaan preservasi ini, maka penanganan kondisi jalan agar berfungsi secara optimal terus dimaksimalkan demi memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam berkendara.

“Jadi tahun ini kita PJN Wilayah I Maluku itu menangani lima preservasi jalan dan jembatan dan dari lima preservasi jalan dan jembatan itu di antara Kota Ambon, Seram Bagian Barat, dan Pulau Buru,” terang Kasatker Wil I Maluku Ir. Abdul Hamid Payapo, ST, MT di ruang kerjanya, Sabtu (31/1/2026).

Dirincikan, untuk Seram Bagian Barat sebanyak tiga paket di antaranya preservasi jalan Piru, Waipirit, dan Liang.

“Termasuk Jembatan Taman Jaya yang hancur itu kita bangun baru, dan juga pemeliharaan rutin di Piru ke Taniwel,” rincinya.

Untuk Pulau Buru, terdapat preservasi jalan dari Namlea sampai Namrole, hingga pembangunan jembatan Wai Mini.

“Sedangkan kalau untuk kota Ambon preservasi jalan itu kita fokus di pasar Batu Merah lanjutan pengaspalan tahun kemarin. Saya juga sudah berkoordinasi dengan pak Wali Kota, dan nanti pak Wali Kota mensosialisasikan dengan pedangang di pasar supaya mereka di pasar juga berikan ruang buat kita bekerja,” sahutnya.

Diakui Payapo, pihaknya pada tahun kemarin tidak bisa tuntaskan jalan di Batu Merah itu karena adanya kebijakan efesiensi anggaran. Tetapi tahun ini, ia memastikan pekerjaan akan dilakukan semaksimal mungkin untuk menyelesaikan jalan tersebut.

Selain jalan Batu Merah, BPJN juga akan menangani jalan-jalan yang berlubang di Kota Ambon, seperti jalan sepanjang depan RS Nania yang rusak parah masuk juga dalam program perbaikan.

“Intinya target saya di tahun 2026 ini, jalan-jalan yang berlubang baik di Kota Ambon, Seram, maupun Pulau Buru itu akan di tangani semua,” pungkasnya.

RLS

Exit mobile version