Pemkot Sorong Alokasikan 12 Miliar Bangun Sekolah Rakyat

Walkot Lobat Sekolah Rakyat
Wali Kota Sorong Septinus Lobat,S.H.,MPA / Foto : KENN

Koreri.com, Sorong – Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong berkomitmen mendukung program strategis nasional (PSN) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

PSN yang di dorong demi meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yakni pembangun sekolah rakyat di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Wali Kota Septinus Lobat, S.H., MPA menegaskan bahwa Pemkot telah menyiapkan lahan seluas 6 hektar di kawasan Bambu Kuning, Kelurahan Malasilen, Distrik Sorong Utara untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

“Sekolah rakyat ini gratis, mulai dari TK, SD, SMP, SMA sampai SMK dalam satu kawasan. Semua ditanggung Pemerintah pusat, termasuk pakaian dan kebutuhan dasar siswa. Anak-anak tinggal fokus belajar,” bebernya kepada wartawan di kantornya, Senin (23/2/2026).

Menyoal tentang lahan, Wali Kota menegaskan bahwa tanah tersebut merupakan milik adat marga Malaseme yang telah bersertifikat dan saat ini masih atas nama keluarga. Pemkot Sorong sedang memproses administrasi balik nama agar menjadi aset resmi Pemerintah daerah.

Terkait ganti rugi, Pemerintah telah mengakolasikan anggaran sebesar 12 miliar yang bersumber dari APBD induk Kota Sorong Tahun 2026,

“Enam hektar itu milik tanah adat warga Malasemi yang sudah bersertifikat. Bulan ini kita proses balik nama menjadi milik Pemerintah Kota Sorong. Itu syarat utamanya,” sambungnya.

Lobat menegaskan bahwa pembayaran akan dilakukan secara bertahap.

“Yang penting lahannya aman dulu secara administrasi, supaya pembangunan bisa segera berjalan,” tuturnya.

Selain itu, Pemkot Sorong juga mendukung program prioritas nasional makan bergizi gratis (MBG) dan pembentukan Koperasi Merah Putih.

Ia menyebutkan Pemda berperan aktif menyiapkan berbagai kebutuhan dasar guna menyukseskan program-program dimaksud.

“Untuk makan bergizi gratis, kami Pemerintah daerah menyiapkan tempat di beberapa kelurahan. Semua sudah disiapkan,” ujar Septinus.

Sementara itu, pihaknya juga telah membentuk Koperasi Merah Putih di 41 kelurahan. Seluruh koperasi tersebut telah memiliki perangkat organisasi dan aturan yang lengkap.

“Sebanyak 41 koperasi sudah terbentuk dengan perangkatnya, dan dari sisi aturan semuanya sudah oke,” pungkasnya.

KENN

Exit mobile version