Sambut Ramadan Penuh Berkah, Insan PLN “Terangi” 35 Rumah Tangga di Tanah Papua

PLN Program LUTD 35 RT di Tanah Papua
Yayasan Hidayatullah di Manokwari Selatan, Papua Barat yang telah berdiri sejak tahun 2004 kini memiliki akses listrik mandiri melalui Program Light Up The Dream yang diberikan langsung oleh Manager PT PLN (Persero) Unit Pelayanan Pelanggan (UP3) Manokwari, Arvy Tryudha (kedua dari kanan) kepada pengurus yayasan, Burhanuddin Ibnu (ketiga dari kanan), Rabu (4/3/2026) / Foto : Humas PLN

Koreri.com, Jayapura – PT PLN (Persero) kembali menebar kebaikan di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah melalui program Light Up The Dream (LUTD).

Mengusung tema “Nyalakan Energi Baru untuk Semangat Ramadan Penuh Keberkahan”, PLN melakukan penyalaan serentak bagi 35 keluarga kurang mampu yang tersebar di seluruh Tanah Papua agar dapat menikmati akses listrik mandiri.

Fitria Kmur (35), salah seorang penerima manfaat yang tinggal di Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, merasa haru dengan bantuan yang diberikan oleh PLN untuk dirinya dan keluarga.

Fitria yang selama 10 tahun terakhir menyambung listrik pada kerabat, mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa merasakan terang setiap hari tanpa perlu risau.

Penyalaan bantuan pemasangan listrik gratis oleh General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar (ketiga dari kanan) bersama Manager PT PLN (persero) Unit Layanan Pelanggan Jayapura, Ham Steven Maryen (pertama dari kiri) kepada Fitria Kmur (pertama dari kanan) dan keluarga beserta penyerahan paket sembako yang disaksikan oleh perwakilan Polsek di Kelurahan Tanjung Ria, Kota Jayapura, Papua, Rabu (4/3/2026) / Foto : Humas PLN

“Sudah sejak 2016 kami pindah dari Biak ke Jayapura dan tinggal di rumah ini tanpa punya listrik. Biasanya dapat listrik dari rumah adik di sebelah, tetapi juga kami pakai untuk dua lampu saja karena tidak ikut bayar listrik. Puji Tuhan, saya dan suami sangat bersyukur karena sudah punya meteran sendiri. Setidaknya kalau ada uang dan bisa beli kipas angin, kami bisa pasang di rumah karena punya listrik sendiri,” ungkapnya haru.

Selain kepada rumah tangga, penyaluran bantuan pemasangan instalasi listrik gratis dengan daya 900 VA tersebut juga dilaksanakan pada Yayasan Hidayatullah yang berlokasi di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Yayasan yang memiliki total siswa sebanyak 80 anak tersebut sebelumnya mendapatkan listrik dengan menyambung dari rumah tetangga sejak berdiri pada 2004 silam.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada PLN yang sudah memberikan bantuan kepada yayasan kami. Di bulan yang suci dan penuh berkah ini kami dapat menikmati listrik sendiri. Semoga Allah SWT melimpahkan berkat atas semua kebaikan, ketulusan dan kerja keras seluruh insan PLN,” ujar pengurus Yayasan Hidayatullah, Burhanuddin Ibnu.

Disisi lain General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar menjelaskan bahwa program Light Up The Dream yang kurang lebih sudah berjalan sejak 2020 ini menjadi wujud syukur atas kondisi kecukupan yang dirasakan oleh pegawai.

Salah satu penerima manfaat program Light Up The Dream di Kota Jayapura, Yohanis Aum yang merupakan suami dari Fitria Kmur saat menyalakan listrik di rumahnya untuk pertama kali. Bagi Yohanis, hadirnya akses listrik mandiri membawa harapan baru untuk keluarganya / Foto : Humas PLN

Dengan menyisihkan sebagian rezeki yang didapatkan, kami harap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Mudah-mudahan diawali dengan langkah kecil yang sederhana ini, dapat memberikan dampak yang besar bagi penerimanya. Komitmen PLN untuk memberikan pelayanan kelistrikan yang terbaik akan terus dimaksimalkan salah satunya dengan melanjutkan program ini secara berkelanjutan,” ungkap Diksi.

Program ini selaras dengan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat tanpa terkecuali, khususnya di daerah tertinggal, terdepan dan terluar.

Hal ini terlihat dari capaian program Light Up The Dream di Tanah Papua, hingga Bulan Maret 2026 telah memberikan bantuan sambungan listrik gratis kepada 2.996 rumah warga prasejahtera.

RLS

Exit mobile version