Pemprov PBD Gelar Penghormatan Terakhir bagi Tokoh Pemekaran Don Flassy

Pemprov PBD Lepas Almarhum Don Flassy
Wagub Ahmad Nausrau saat memimpin upacara pelepasan jenazah almarhum Don Augusthinus Lamaech Flassy, salah satu tokoh deklarator dan pejuang pemekaran daerah, di Kantor Gubernur PBD, Kota Sorong, Rabu (25/3/2026) / Foto : Suzan

Koreri.com, Sorong – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya (PBD) menggelar prosesi penerimaan sekaligus pelepasan jenazah almarhum Don Augusthinus Lamaech Flassy, salah satu tokoh deklarator dan pejuang pemekaran daerah, di Kantor Gubernur  setempat, Kota Sorong, Rabu (25/3/2026).

Suasana berlangsung khidmat, mencerminkan penghormatan mendalam atas jasa dan dedikasi almarhum dalam perjuangan panjang hingga terbentuknya Provinsi PBD.

Prosesi tersebut dipimpin Wakil Gubernur Ahmad Nausrau dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Bupati Tolikara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua dan Anggota DPRP PBD, perwakilan MRPBD, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua dan Anggota Tim Deklarator PBD, tokoh masyarakat, serta keluarga besar almarhum.

Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi bukti nyata penghargaan atas peran besar almarhum dalam sejarah pembentukan daerah otonom baru tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan tempat terbaik bagi almarhum, serta kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Wakil Gubernur dalam sambutannya.

Di kesempatan itu, ia menegaskan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi Papua Barat Daya. Ia menyebut almarhum sebagai sosok sentral yang sejak awal telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk memperjuangkan lahirnya provinsi ini.

“Almarhum bukan sosok biasa. Beliau adalah tokoh deklarator, pejuang pemekaran, sekaligus bagian penting dari sejarah lahirnya Provinsi Papua Barat Daya yang kita cintai,” kisahnya.

Lebih dari sekadar pejuang, almarhum juga dikenal memiliki kontribusi akademik yang kuat. Semasa hidupnya, ia aktif melakukan kajian mendalam terkait sejarah pemerintahan di Tanah Papua, mulai dari masa penjajahan hingga integrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kajian tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat argumentasi pemekaran daerah, sekaligus menjadi landasan historis bagi berdirinya Provinsi Papua Barat Daya secara sah dalam bingkai NKRI.

Mengakhiri sambutannya, Wagub mengajak seluruh masyarakat untuk melanjutkan semangat perjuangan almarhum dalam membangun daerah.

“Sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melanjutkan cita-cita luhur para pendiri daerah ini. Mari terus bekerja keras, menjaga persatuan, dan membangun Papua Barat Daya menjadi daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pesannya.

Usai prosesi di Kantor Gubernur, jenazah almarhum kemudian diberangkatkan menuju rumah duka di Kabupaten Sorong Selatan untuk selanjutnya dimakamkan.

Don Augusthinus Lamaech Flassy atau akrab disapa Don Flassy dilahirkan pada 28 Agustus 1947 dan tutup usia pada 22 Maret 2026.

Selamat Jalan Sang Deklarator !

ZAN

Exit mobile version