Pemkab Mimika Warning Pejabat yang Belum Kembalikan Mobil Dinas

Wabup EK p Korericom5
Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong saat diwawancarai usai pimpin apel di puspem SP 3 Timika, Papua Tengah, Senin (13/4/2026) / Foto: EHO

Koreri.com, Timika – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mengeluarkan peringatan tegas kepada sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum mengembalikan kendaraan dinas setelah mengalami rotasi jabatan.

Wakil Bupati Emanuel Kemong, menegaskan bahwa pengembalian aset daerah khususnya kendaraan dinas, seharusnya sudah dilakukan sejak proses pelantikan pejabat lama dan pejabat baru dilaksanakan.

Menurutnya, perpindahan jabatan harus diikuti dengan serah terima aset termasuk kendaraan operasional.

Namun di lapangan, masih ditemukan kendaraan dinas yang ikut “berpindah” bersama pejabat lama ke posisi baru, sehingga mengganggu distribusi aset di lingkungan Pemerintah daerah.

“Sejak pelantikan sudah disampaikan bahwa aset terutama aset bergerak seperti kendaraan dinas wajib dikembalikan. Ini aturan yang harus dipatuhi,” tegas Wabup Emanuel Kemong usai memimpin apel pagi di kantor Puspem SP 3 Timika, Papua Tengah, Senin (13/4/2026).

Ia mengakui, keterlambatan pengembalian kendaraan turut berdampak pada pejabat yang baru dilantik, termasuk staf ahli dan pejabat lainnya yang hingga kini masih mengalami keterbatasan fasilitas operasional.

Meski demikian, Pemkab Mimika tetap berkomitmen menjalankan aturan pengelolaan aset secara tertib.

Kekurangan kendaraan akan dievaluasi, baik melalui perbaikan unit yang ada maupun opsi pengadaan atau sewa kendaraan ke depan.

Emanuel menambahkan, pihaknya mengedepankan kesadaran dan tanggung jawab individu para pejabat tanpa harus menempuh langkah represif.

“Ini soal kesadaran. Kita semua bekerja untuk pemerintahan. Ketika pindah tugas, tinggalkan fasilitas dinas, kecuali barang pribadi,” ujarnya.

Wabup juga memastikan akan melakukan pengecekan ulang dalam waktu dekat untuk memastikan seluruh kendaraan dinas yang masih dikuasai pejabat lama segera dikembalikan.

Meski jumlahnya tidak banyak, Pemkab Mimika tetap memberi perhatian serius terhadap persoalan ini sebagai bagian dari upaya penertiban aset daerah.

“Sebagian pejabat sudah dengan inisiatif sendiri langsung mengembalikan kendaraan tanpa diperintahkan. Ini yang kita harapkan. Tinggal beberapa saja yang akan kita tindak lanjuti,” pungkasnya.

EHO

Exit mobile version