YKAM Sorong Pulangkan Pasien ODGJ yang Pulih, Komitmen Pelayanan Berbasis Kasih

IMG 20260512 WA00181

Koreri.com, Sorong – Komitmen menghadirkan pelayanan kemanusiaan bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terus ditunjukkan Yayasan Kasih Agape Malaumsimsa (YKAM) Sorong.

Setelah menjalani proses rehabilitasi, seorang klien asal Manokwari berinisial JJ dinyatakan pulih dan dikembalikan kepada keluarganya.

Ketua YKAM Sorong Pdt. Orpa Osok mengatakan pemulangan kliennya menjadi bagian dari misi kemanusiaan yayasan dalam memulihkan martabat dan kehidupan sosial para ODGJ di Papua Barat Daya.

“Ini adalah bentuk syukur kami. Mereka bukan masalah sosial, tetapi pribadi yang harus dipulihkan dan dikasihi. Kami hanya menjalankan panggilan untuk melayani,” ujarnya kepada awak media di Kantor YKAM Sorong, Selasa (12/5/2026).

Dijelaskan Orpa, sejak berdiri pada 2021, YKAM telah menangani sekitar 16 hingga 18 ODGJ dengan tingkat pemulihan yang beragam.

Sebagian pasien bahkan telah kembali bekerja dan menjalani kehidupan normal bersama keluarga.

Saat ini, terdapat tujuh pasien yang masih menjalani perawatan di Panti Rehabilitasi Putra dan Putri Kasih Agape.

Orpa menjelaskan, layanan rehabilitasi yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga menyentuh dimensi sosial dan spiritual.

Berbagai latar belakang pasien, mulai dari penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying), hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), menjadi perhatian serius dalam proses pemulihan.

Dalam penanganannya, YKAM bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Malawei serta dokter spesialis kejiwaan di RSUD Sele Be Solu Sorong untuk memastikan kondisi pasien terpantau secara berkala.

“Hari ini kami melakukan berita acara pemulangan. Harapan kami, keluarga dapat menerima mereka kembali dengan penuh kasih,” tambahnya.

YKAM juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam proses pemulihan ODGJ. Pdt. Orpa mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa.

“Jangan biarkan mereka terlantar. Bawa ke tempat rehabilitasi agar mendapat penanganan yang tepat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua YKAM, Pdt. Roy Samson, menjelaskan bahwa keputusan pemulangan pasien sepenuhnya didasarkan pada hasil pemeriksaan medis yang komprehensif.

Menurutnya, selain penilaian internal yayasan yang mencakup aspek karakter dan kerohanian, kondisi kesehatan pasien menjadi faktor utama yang ditentukan oleh tenaga medis.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh indikator kesehatan Ibu JJ, baik fisik maupun emosional, sudah kembali normal. Ini yang menjadi dasar kami bersama tim medis untuk memutuskan pemulangan,” jelasnya.

Pdt Roy menambahkan, keputusan tersebut telah disampaikan langsung oleh dokter kepada pihak yayasan dan keluarga kliennya.

Dengan dinyatakannya pulih, proses selanjutnya tinggal menunggu koordinasi akhir dengan pihak puskesmas untuk memastikan penjemputan berjalan lancar.

Kisah pemulihan ini menjadi pengingat bahwa dengan penanganan yang tepat, dukungan keluarga, serta pendekatan yang manusiawi, ODGJ memiliki peluang besar untuk kembali menjalani hidup yang produktif dan bermartabat.

KENN

Exit mobile version