BWS Maluku-Universitas IQRA Buru Jalin Kerja Sama Pengelolaan Sumber Daya Air

BWS Maluku Univ IQRA Buru Teken PKS

Koreri.com, Ambon — Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku bersama Universitas IQRA Buru resmi melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya pada sektor pengelolaan sumber daya air.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor BWS Maluku, Jalan Mr. Chr. Soplanit No.4, Rumah Tiga, Ambon, Maluku, Selasa (12/5/2026).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan institusi pengelola sumber daya air guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan ilmu pengetahuan yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.

Melalui perjanjian tersebut, mahasiswa dan sivitas akademika diharapkan memperoleh ruang yang lebih luas untuk mengembangkan kompetensi melalui kegiatan edukasi, penelitian terapan, hingga keterlibatan langsung dalam pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

Kolaborasi ini juga diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul, inovatif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan pembangunan daerah, khususnya di Maluku.

Dalam kesempatan itu, Rektor Universitas IQRA Buru, Muhammad Sehol, menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap kerja sama yang telah terjalin bersama BWS Maluku.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak BWS Maluku yang telah menerima kami serta melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dalam rangka agar pengelolaan sumber daya air di Maluku dapat berdaya guna untuk kita semua,” ujarnya.

Rektor menjelaskan, kerja sama tersebut nantinya akan diimplementasikan melalui berbagai program kegiatan yang melibatkan sumber daya manusia dari Universitas IQRA Buru dan BWS Maluku secara terpadu.

“Universitas akan menyediakan sumber daya manusia yang nantinya bersinergi dengan sumber daya dari BWS Maluku. Kami juga melibatkan para alumni dan seluruh SDM kampus untuk terlibat langsung sebagai bagian dari pembangunan,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, terdapat tiga fakultas yang akan menjadi pilot project dalam kerja sama tersebut, yakni Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Perikanan.

Ketiga fakultas tersebut akan berperan aktif dalam pengembangan program berbasis pengelolaan sumber daya air, termasuk pengkajian potensi energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan sumber energi lainnya yang ada di Maluku.

Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, penguatan kapasitas akademik, serta pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di Provinsi Maluku.

JFL

Exit mobile version