Koreri.com, Sorong – Pemerintah Kota Sorong siap menggelar kegiatan nasional Pemberantasan Tuberkulosis (TB) berbasis komunitas pada 29 – 30 Mei 2026 nanti.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menggalang komitmen bersama para kepala daerah di Tanah Papua untuk menekan angka TB yang masih tergolong tinggi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong Jemima Elisabeth Windesi mengatakan, kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai pihak mulai dari pusat hingga daerah.
“Peserta yang hadir adalah para Gubernur, bupati, dan wali kota se-Tanah Papua. Selain itu juga dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Lingkungan Hidup, serta Badan Gizi Nasional dan sejumlah organisasi profesi,” rincinya usai mengikuti rapat koordinasi bersama Wali Kota dan Panitia kegiatan di Ruangan Anggrek lantai II Kantor Wali Kota Sorong, Kamis (28/5/2026).
Jemima Elisabeth menjelaskan, gerakan nasional ini mengusung pendekatan berbasis komunitas melalui peningkatan higiene dan sanitasi, serta penguatan quality control pada SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, kegiatan selama dua hari tersebut bertujuan untuk memperkuat komitmen lintas sektor dalam pemberantasan TB, sekaligus mendukung program prioritas Presiden terkait penyediaan makanan bergizi.
“Di dalamnya juga ada komitmen bersama untuk mendukung program MBG, terutama melalui pengawasan kualitas di dapur-dapur SPPG yang menjadi penyedia makanan,” jelas istri Wali Kota Sorong itu.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kota Sorong memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan telah mencapai 90 hingga 95 persen. Seluruh perangkat daerah turut dilibatkan guna menyukseskan agenda berskala nasional tersebut.
“Karena ini event nasional, maka bukan hanya dinas kesehatan saja yang bekerja. Seluruh organisasi perangkat daerah, sekitar 41 OPD, ikut terlibat bersama berbagai elemen masyarakat dalam mempersiapkan kegiatan dan menyambut para tamu,” tambahnya.
Ketua TP PKK Kota Sorong itu berharap, melalui kegiatan ini akan lahir komitmen kuat dan langkah nyata dari seluruh kepala daerah di Papua dalam upaya percepatan eliminasi TB, sekaligus memperkuat sinergi program kesehatan dan gizi di wilayah tersebut.
KENN
