KADIN Mimika 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati JR KADIN Mimika Dikukuhkan2
Pose bersama seusai prosesi pengukuhan / Foto : Marcel

Koreri.com, Timika – Pengurus Kamar Dagang Industri (KADIN) Mimika masa bakti 2026-2031 resmi dikukuhkan.

Prosesi pengukuhan tersebut dilakukan Ketua KADIN Provinsi Papua Tengah Alexander Gobay bertempat di Aula Hotel Grand Tembaga, Kamis (25/6/2026).

Hadir langsung Bupati Johannes Rettob, Ketua TP PKK Mimika Suzy Herawati Rettob, Paban Kogabwilhan III Kolonel Inf. Dedi, Dandim 1710/Mimika Inf Jozanda serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Rettob menegaskan bahwa KADIN harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menjalankan organisasi selama lima tahun ke depan.

“Setelah pelantikan ini, saya berharap seluruh pengurus benar-benar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. KADIN harus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Rettob menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan Pemerintah sendiri. Sinergi antara Pemerintah, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Mimika.

“Pemerintah Kabupaten Mimika tidak bisa berjalan sendiri. Kita harus bekerja sama dengan semua pihak, khususnya para pelaku usaha, untuk memajukan perekonomian daerah,” katanya.

Rettob juga mengingatkan pentingnya menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif agar pelaku usaha lokal mampu berkembang dan memiliki daya saing. Keberadaan KADIN dinilai memiliki peran penting dalam membuka lapangan kerja, mendorong investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap KADIN dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah, melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang tangguh, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Mimika,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KADIN Papua Tengah Alexander menegaskan komitmen organisasinya untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, serta pemetaan potensi ekonomi di seluruh wilayah Papua Tengah.

Menurutnya, sejak terbentuk sekitar delapan bulan lalu, KADIN Papua Tengah telah melakukan kajian potensi ekonomi di berbagai kabupaten dan menyerahkan hasilnya kepada pemerintah provinsi sebagai bahan perencanaan pembangunan dan promosi investasi.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Papua Tengah memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan, tidak hanya di sektor pertambangan, tetapi juga pertanian, perikanan, pariwisata, dan sektor-sektor produktif lainnya,” katanya.

Soter Potowapea menambahkan, KADIN Mimika berencana menggelar berbagai forum investasi yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan investor guna memperkenalkan peluang bisnis yang tersedia di setiap kabupaten.

Baginya, Kabupaten Mimika memiliki posisi strategis dan potensi ekonomi yang besar karena didukung keberadaan perusahaan-perusahaan berskala nasional maupun internasional yang mampu menarik minat investor untuk berinvestasi di Papua Tengah.

Di sisi lain, Soter Potowapea juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan organisasi yang dipimpinnya sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya Orang Asli Papua (OAP).

Menurutnya, Mimika memiliki potensi ekonomi yang sangat besar berkat kekayaan sumber daya alam, letak geografis yang strategis, serta keberadaan berbagai perusahaan nasional dan internasional. Namun, pertumbuhan ekonomi tersebut harus dirasakan secara merata oleh masyarakat melalui peningkatan kesempatan kerja dan pengembangan usaha lokal.

“Kami percaya Orang Asli Papua harus menjadi pelaku utama dalam pembangunan ekonomi di daerahnya sendiri,” tegas Soter.

Untuk mewujudkan hal tersebut, KADIN Mimika akan mendorong pendidikan kewirausahaan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pendampingan usaha yang berkelanjutan, perluasan akses permodalan, serta kesempatan yang adil dalam berbagai aktivitas ekonomi.

Soter menegaskan KADIN Mimika siap menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, koperasi, UMKM, dan masyarakat guna menciptakan lebih banyak pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing.

“Kami ingin memastikan semakin banyak pelaku usaha di Mimika yang berkembang, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Soter juga mengajak seluruh pelaku usaha, baik skala kecil, menengah, maupun besar, untuk memperkuat kolaborasi, membangun kemitraan, dan terus berinovasi menghadapi dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Pelantikan pengurus KADIN Mimika tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta para pelaku usaha yang memberikan dukungan terhadap penguatan peran KADIN dalam mendorong pembangunan ekonomi dan investasi di Papua Tengah.

TIM

Exit mobile version