Koreri.com, Medan – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengunjungi booth Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Ambon dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 yang berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap promosi produk unggulan daerah sekaligus penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi lokal.
Mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”, Rakernas XVIII APEKSI 2026 yang berlangsung pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026 menjadi forum strategis bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk memperkuat sinergi, berbagi inovasi, serta memperluas kerja sama dalam pembangunan daerah.
Booth Dekranasda Kota Ambon yang berada di Hotel Santika Medan menampilkan beragam produk kerajinan khas Ambon dan Maluku, mulai dari kerajinan tangan, produk ekonomi kreatif, hingga berbagai hasil karya pelaku UMKM yang mengangkat kekayaan budaya dan kearifan lokal.
Saat meninjau booth tersebut, Rico Tri Putra Bayu Waas melihat langsung berbagai produk yang dipamerkan dan memberikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Kota Ambon bersama Dekranasda dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Ketua Dekranasda Kota Ambon, Lisa M. Wattimena, mengatakan keikutsertaan dalam Rakernas APEKSI 2026 merupakan momentum penting untuk memperkenalkan produk-produk unggulan Ambon kepada pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan berbagai produk unggulan Kota Ambon hasil karya para pengrajin dan pelaku UMKM. Ini merupakan bentuk dukungan kami agar produk lokal semakin dikenal dan memiliki daya saing,” ujar Lisa.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wali Kota Medan yang dinilai menjadi motivasi bagi para pelaku usaha kreatif untuk terus meningkatkan kualitas produk.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan kunjungan Bapak Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Dukungan seperti ini menjadi semangat bagi para pengrajin untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk,” katanya.
Menurut Lisa, forum Rakernas APEKSI tidak hanya menjadi ajang koordinasi antarpemerintah kota, tetapi juga membuka peluang kerja sama dalam pengembangan sektor kerajinan, UMKM, dan ekonomi kreatif.
Ia berharap partisipasi Dekranasda Kota Ambon pada ajang nasional tersebut mampu memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memperkuat posisi Kota Ambon sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi ekonomi kreatif berbasis budaya.
“Semoga melalui kegiatan ini, produk kerajinan Kota Ambon dapat semakin berkembang, memperluas pasar, dan menjadi bagian dari kekuatan ekonomi daerah,” tutup Lisa M. Wattimena.
JFL
