Koreri.com, Makassar – Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Ambon, Lisa Wattimena menunjukkan komitmennya dalam mendorong promosi produk unggulan Maluku dengan meninjau Stand Dekranasda Provinsi itu pada Pameran Hari Ulang Tahun (HUT) ke 46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (9/7/2026).
Kehadiran Lisa menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan HUT ke-46 Dekranas, yang menjadi ajang berkumpulnya perajin, pelaku UMKM, dan pengurus Dekranas dari seluruh Indonesia untuk memperkenalkan kekayaan kriya Nusantara sekaligus memperluas akses pasar produk lokal.
Pameran tahun ini mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia” serta diikuti lebih dari 300 stan dari berbagai daerah di Indonesia.
Setibanya di Stand Dekranasda Maluku Lisa Wattimena disambut Maya Baby Lewerissa bersama istri Wakil Gubernur Hj. Rohani Vanath.
Ketiganya kemudian meninjau berbagai produk unggulan hasil karya para perajin binaan dari kabupaten dan kota di Maluku.
Berbagai produk khas Maluku ditampilkan dalam pameran tersebut, mulai dari kain tenun tradisional, baju cele, minyak kayu putih, hingga aneka makanan khas daerah. Produk-produk itu menjadi representasi kekayaan budaya sekaligus potensi ekonomi kreatif yang terus dikembangkan untuk menembus pasar nasional bahkan internasional.
Menurut Lisa, keikutsertaan Maluku dalam pameran berskala nasional seperti HUT Dekranas menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan identitas daerah melalui produk kerajinan dan UMKM, sekaligus membuka jaringan pemasaran yang lebih luas bagi para perajin.
Ia berharap produk-produk unggulan Maluku semakin dikenal masyarakat Indonesia, memiliki nilai tambah, serta mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku UMKM dan perajin di daerah.
Pameran HUT ke-46 Dekranas yang berlangsung di Makassar dijadwalkan berlangsung pada 9–12 Juli 2026 dan menjadi salah satu agenda nasional terbesar di sektor kerajinan dan ekonomi kreatif.
Selain menjadi etalase produk unggulan daerah, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat kolaborasi antardaerah dalam mendorong UMKM Indonesia semakin berdaya saing di pasar global.
JFL
