Koreri.com, Timika – Pelepasan Pawai Ta’aruf yang dipusatkan di lapangan eks Pasar Swadayai, Timika, Selasa (14/7/2026) menandai dimulainya rangkaian pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah.
Pawai yang dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati Emanuel Kemong berlangsung semarak dengan diikuti kafilah dari delapan kabupaten se-Papua Tengah.
Ribuan peserta memadati lokasi kegiatan dengan mengenakan busana Muslim dan pakaian adat khas daerah masing-masing.
Mereka membawa identitas kabupaten sambil melantunkan syiar Islam, menciptakan suasana penuh semangat persaudaraan dan kebersamaan.
Delapan kabupaten yang ambil bagian dalam pawai tersebut yakni Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah, Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya.
Dalam sambutannya, Wabup Emanuel Kemong yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Penyelenggara MTQ I Provinsi Papua Tengah menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kafilah, dewan hakim, peserta, dan tamu undangan yang telah hadir di Kabupaten Mimika.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika dan seluruh masyarakat Mimika, saya menyampaikan selamat datang di Kabupaten Mimika, tanah yang kita cintai bersama, kepada seluruh kafilah, dewan hakim, peserta, dan tamu undangan yang berasal dari berbagai kabupaten di Provinsi Papua Tengah,” ujarnya.
Wabup Emanuel mengungkapkan, seluruh kafilah telah tiba di Mimika sesuai jadwal yang ditetapkan panitia.
Kehadiran peserta dari seluruh kabupaten menjadi bukti kesiapan penyelenggaraan MTQ I tingkat Provinsi Papua Tengah yang untuk pertama kalinya digelar sejak terbentuknya provinsi tersebut.
Menurut Emanuel, kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui pelayanan terbaik kepada seluruh peserta, sekaligus menjaga semangat persaudaraan selama pelaksanaan MTQ.
Ia menegaskan bahwa Pawai Ta’aruf bukan sekadar seremoni pembuka, melainkan simbol persatuan dan ukhuwah Islamiyah yang mempererat tali silaturahmi masyarakat dari berbagai daerah di Papua Tengah.
“Kita ingin menunjukkan bahwa keragaman suku, budaya, bahasa, dan latar belakang bukan menjadi penghalang untuk hidup berdampingan dalam kedamaian. Justru keberagaman adalah kekuatan yang harus kita rawat sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.
Wabup Emanuel menjelaskan, tema MTQ I Papua Tengah tahun ini, “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Papua Tengah Emas yang Berkeadaban,” mengandung pesan agar nilai-nilai Al-Qur’an seperti kejujuran, kasih sayang, keadilan, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai luhur masyarakat Papua, seperti saling menghormati, gotong royong, dan menjaga persatuan.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian MTQ dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama berada di Kabupaten Mimika.
Selain menjadi ajang syiar Islam dan penguatan ukhuwah, pelaksanaan MTQ juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Emanuel mengajak masyarakat untuk mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan mengunjungi stan-stan yang telah disiapkan di sekitar arena kegiatan.
Mengakhiri sambutannya, Wabup Emanuel menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Papua Tengah, LPTQ Kabupaten Mimika, Kementerian Agama, panitia pelaksana, aparat keamanan, tenaga kesehatan, para relawan, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan MTQ I Tingkat Provinsi Papua Tengah.
“Semoga seluruh rangkaian MTQ I Provinsi Papua Tengah berjalan lancar, sukses, dan membawa keberkahan bagi masyarakat Papua Tengah, sekaligus memperkuat persatuan dalam bingkai kebhinekaan,” tutupnya.
TIM
