KEPPOKP-Grasberg Academy dan Mitra Kolaborasi Perluas Literasi AI untuk Generasi Muda PBD

280 Peserta di Kota Sorong Ikut Pelatihan “Semua Bisa AI!”

Grasberg Academy Pelatihan AI Sorong PBD
Momen pembukaan pelatihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bertajuk "Semua Bisa AI! Akselerasi Masa Depan Papua Barat Daya" yang digelar di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Sabtu (25/7/2026) / Foto : Suzan

Koreri.com, Sorong – AI Ignition Training kembali hadir di Tanah Papua yang kali ini menyasar Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya (PBD), Sabtu (25/7/2026).

Giat “AI Ignition Road to Sorong” ini merupakan wujud sinergi kolaboratif antara Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPPOKP) bersama anggota DPR RI Dapil PBD Robert Kardinal, anggota DPD RI Dapil PBD Paul Finsen Mayor serta Grasberg Academy sebagai mitra lokal di regional Papua berkolaborasi dengan KUMPUL.

Juga dukungan luar biasa dari AVPN, Google.org, Asian Development Bank, IndoEast Network, Papua Youth Creative Hub, dan Jasgo Academy.

Gerakan kolektif ini kembali memperluas jangkauan pengembangan sumber daya manusia di Tanah Papua melalui pelatihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bertajuk “Semua Bisa AI! Akselerasi Masa Depan Papua Barat Daya” yang digelar di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Sabtu (25/7/2026).

Pelatihan AI kali ini menghadirkan dua Trainer masing-masing Teguh Hidayat, S.Kom, M.MT (Dosen IT & CEO Jasgo Academy) serta Elviliana Y. Watopa, SE, MBA (Managing Partner Grasberg Academy).

Total 280 lebih peserta dari berbagai kalangan ikut giat tersebut.

Ketua KEPPOKP Dr. Velix Wanggai, Anggota DPD RI Paul Finsen Mayor dan Kapolda PBD Brigjen Pol. Audi Latuheru mengawali sesi talk show yang dimoderatori Managing Partner Garsberg Academy Elviliana Y. Watopa / Foto : Suzan

Selain pelatihan AI, acara juga menghadirkan sesi talkshow dengan narasumber Ketua KEPPOKP Dr. Velix Wanggai, Kapolda PBD Audi Latuheru serta anggota DPD RI Paul Finsen Mayor.

Dalam pemaparannya, Velix Wanggai menegaskan bahwa perkembangan zaman menuntut setiap orang untuk mampu beradaptasi dengan perubahan, termasuk pesatnya transformasi digital dan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Menurutnya, Grasberg Academy yang telah memulai gerakan peningkatan literasi AI di Timika pada awal Mei 2026 dan kini dilanjutkan di Kota Sorong, PBD sebagai bagian dari upaya memperluas akses pengetahuan teknologi bagi masyarakat Papua.

“Perkembangan digital, termasuk AI, merupakan bagian dari perubahan global yang harus kita pahami bersama. AI kini telah menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan nasional, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, politik hingga kelembagaan,” ujar Velix.

Ia menjelaskan, dunia tengah memasuki era global megatrend, dimana teknologi berkembang sangat cepat menuju 2030, 2050 hingga 2075.

Pose bersama sebelum giat pelatihan AI / Foto : Suzan

Berbagai sektor mulai mengadopsi teknologi cerdas, mulai dari layanan kesehatan yang memanfaatkan instrumen digital, pertanian berbasis smart farming, hingga sistem pemerintahan yang semakin modern.

Velix menilai AI mampu membantu menghasilkan pemetaan persoalan yang lebih akurat sehingga proses pengambilan keputusan menjadi lebih sistematis, terukur, dan tepat sasaran.

Selain itu, AI juga dinilai dapat mempercepat pelayanan publik dengan memangkas proses birokrasi yang selama ini membutuhkan waktu panjang menjadi jauh lebih efisien melalui sistem digital yang terintegrasi.

“Indonesia saat ini juga menjadi bagian dari Open Government Partnership. Karena itu kita harus siap menghadapi era keterbukaan informasi dan transformasi digital yang semakin besar. AI memiliki manfaat yang luar biasa, tetapi juga memiliki tantangan. Karena itu masyarakat perlu mendapatkan pembelajaran agar memahami cara memanfaatkan AI secara bijak dan bertanggung jawab,” tukasnya.

Sementara itu, Anggota DPD RI Paul Finsen Mayor mengatakan pengembangan SDM harus dimulai dari sektor pendidikan apabila ingin melahirkan ribuan generasi unggul di Tanah Papua, khususnya Papua Barat Daya.

Ratusan peserta ikuti pelatihan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bertajuk “Semua Bisa AI! Akselerasi Masa Depan Papua Barat Daya” bertempat di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Sabtu (25/7/2026) / Foto : Suzan

Menurutnya, pelatihan AI menjadi salah satu investasi penting untuk membekali generasi muda dengan kompetensi yang relevan terhadap kebutuhan dunia kerja masa depan.

“Anak-anak Papua yang mengikuti pelatihan hari ini akan memperoleh sertifikat yang dapat menjadi nilai tambah ketika melamar pekerjaan di instansi pemerintah maupun perusahaan lokal, nasional hingga internasional,” tegasnya.

Paul menambahkan, pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan perusahaan teknologi global, termasuk Google dan Apple, sehingga peserta memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan perkembangan teknologi dunia.

Ia berharap semakin banyak generasi muda Papua memanfaatkan kesempatan tersebut agar mampu bersaing di era transformasi digital sekaligus menjadi bagian dari lahirnya talenta-talenta unggul dari Tanah Papua.

Usai sesi talk show, giat berlanjut dengan sesi pelatihan AI yang dituntun dua Trainer muda masing-masing Teguh Hidayat, S.Kom, M.MT (Dosen IT & CEO Jasgo Academy) serta Elviliana Y. Watopa, SE, MBA (Managing Partner Grasberg Academy).

Pantauan media ini, ratusan peserta terlihat begitu antusias dan bersemangat dalam mengikuti materi yang disampaikan dalam setiap sesi hingga selesai kegiatan.

ZAN

Exit mobile version