Koreri.com, Sorong – Isu pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Imekko yang beredar luas di media sosial langsung menghebohkan publik.
Namun ternyata dokumen tersebut dipastikan tidak benar.
Kepastian ini ditegaskan Anggota DPRP Papua Barat Daya (PBD) dari utusan Otonomi Khusus (Otsus) George Karel Dedaida yang menyatakan bahwa dokumen yang beredar tersebut merupakan hoaks karena tidak melalui mekanisme resmi.
Kepala Suku Besar Imekko PBD ini telah mengklarifikasi langsung ke Kemendagri termasuk Komisi II PR RI dan Pemerintah Daerah Sorong Selatan. Dan dari hasil penelusuran menunjukkan tidak ada dasar hukum maupun proses legislasi yang mendukung informasi tersebut.
“Setelah kami melakukan klarifikasi ke semua pihak, termasuk di DPR RI, dipastikan bahwa dokumen terkait DOB yang beredar itu tidak benar. Itu hoaks,” tegasnya George Dedaida kepada Koreri.com, Sabtu (25/7/2026)
Mantan Ketua Fraksi Otsus DPRP Papua Barat itu menjelaskan, hingga saat ini tidak pernah ada agenda pembahasan terkait pembentukan DOB dimaksud, baik di DPR RI maupun di tingkat pemerintah daerah. Bahkan, Bupati dan Wakil Bupati Sorong Selatan juga mengaku tidak mengetahui adanya informasi tersebut.
Lebih lanjut, pihaknya juga telah melakukan konfirmasi ke Komisi II DPR RI yang membidangi pemerintahan dalam negeri dan otonomi daerah dimana hasilnya, tidak pernah ada pembahasan terkait DOB sebagaimana yang beredar di publik.
“Kalau memang ada rencana pembentukan DOB, tentu harus melalui mekanisme resmi, mulai dari usulan daerah hingga pembahasan di DPR. Namun ini sama sekali tidak ada,” jelasnya.
GKD menilai, penyebaran dokumen palsu tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan berpotensi memicu kegaduhan publik. Oleh karena itu, ia meminta aparat penegak hukum segera bertindak.
“Kami minta aparat penegak hukum mengusut tuntas dokumen abal-abal ini. Jika pelakunya ditemukan, harus diproses sesuai hukum karena sudah menimbulkan kegaduhan di masyarakat,” desaknya.
Masyarakat pun diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, serta selalu mengedepankan sumber resmi dalam menerima isu-isu strategis seperti pembentukan daerah otonom baru.
Meski pun demikian, tokoh pemuda Imekko ini masih berharap proses DOB segera direalisasikan.
KENN
