Koreri.com, Timika – Festival UMKM Mimika 2026 resmi ditutup, Rabu (12/8/2026).
Berlangsung selama tiga hari, 10 – 12 Agustus 2026, giat tersebut mencatat capaian positif dengan total omzet penjualan pelaku UMKM mencapai Rp670.759.500,-
Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya yang mencatat omzet sekitar Rp550 juta.
Penutupan Festival UMKM Mimika dilakukan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Pemerintahan Setda Mimika, Dr. Yohana Paliling.
Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika Samuel Yogi, mengatakan, capaian omzet tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan Festival UMKM tahun ini.
“Selama tiga hari kita telah menyaksikan semangat yang luar biasa dari para pelaku UMKM. Mereka bukan hanya datang untuk berjualan, tetapi juga membawa karya, kreativitas dan inovasi,” kata Samuel dalam sambutannya.
Menurutnya, Festival UMKM tidak sekadar menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat, membuka akses pasar, memperkenalkan produk lokal, membangun jejaring serta memberikan kesempatan kepada UMKM Mimika untuk menunjukkan kualitas produknya.
Ia menilai, produk UMKM Mimika memiliki kemampuan untuk bersaing dan terus berkembang sehingga layak menjadi kebanggaan daerah.
Samuel menjelaskan, omzet Rp670.759.500 tersebut merupakan akumulasi penjualan dari berbagai pelaku UMKM yang mengikuti festival, termasuk UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan serta sejumlah sektor lainnya.
“Angka ini bukan sekadar angka. Di balik angka tersebut ada keringat para pelaku UMKM, ada kreativitas, perjuangan melalui usaha dan keluarga yang menggantungkan harapan dari usaha mereka,” ujarnya.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh pelaku UMKM untuk terus bangkit, maju dan naik kelas sehingga dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap penguatan ekonomi masyarakat Kabupaten Mimika.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Politik dan Pemerintahan Setda Mimika, Dr. Yohana Paliling, saat membacakan sambutan Bupati Mimika Johannes Rettob, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan Festival UMKM Mimika Tahun 2026.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia, perangkat daerah terkait, para pelaku UMKM, pelaku dunia usaha, perbankan, mitra pembangunan serta seluruh pihak yang telah memberikan waktu dan dukungan dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan ini,” kata Yohana.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat, kreativitas dan kerja keras selama festival berlangsung.
Menurutnya, berbagai produk dan karya yang ditampilkan selama festival menjadi bukti bahwa masyarakat Mimika memiliki potensi ekonomi yang besar dan perlu terus dikembangkan.
Namun, Bupati mengingatkan agar berakhirnya festival tidak dimaknai sebagai berakhirnya proses pengembangan usaha.
“Justru momen ini harus menjadi titik lanjut untuk membawa hasil-hasil yang telah ditampilkan selama kegiatan ini ke dalam aktivitas usaha yang lebih konsisten, terencana dan berkelanjutan,” demikian sambutan Bupati yang dibacakan Yohana.
Para pelaku UMKM juga didorong untuk terus menjaga kepercayaan konsumen, meningkatkan pelayanan, memperhatikan kualitas barang dan jasa serta membangun identitas produk yang menjadi keunggulan masing-masing.
Selain itu, kemampuan membaca peluang, memanfaatkan teknologi, mengelola keuangan dengan baik serta membangun relasi usaha dinilai menjadi hal penting dalam menghadapi perkembangan dunia usaha dan persaingan pasar yang semakin terbuka.
Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjut Yohana, menyadari bahwa kemajuan UMKM membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri dan membutuhkan keterlibatan dunia perbankan dalam memperluas akses pembiayaan, dunia usaha dalam membangun kemitraan, lembaga pendidikan dalam meningkatkan kompetensi, media dalam memperluas informasi serta masyarakat sebagai konsumen sekaligus penggerak perputaran ekonomi.
“Jaringan yang telah terbentuk selama kegiatan ini hendaknya tetap dipelihara dan dikembangkan,” pesannya.
Dengan capaian omzet Rp670,7 juta lebih, Festival UMKM Mimika 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi dan transaksi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ekosistem UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Mimika secara berkelanjutan.
TIM
