Target Terbesar di Papua Tengah, Festival UMKM Mimika 2026 Undang 8 Kabupaten

Samuel Yogi Festival UMKM Mimika 2026
Kepala Dinas Koperasi-UKM Mimika Samuel Yogi (tengah) didampingi Ketua Umum TIFA Creative Dina Merani (kanan) dan Founder TIFA Creative, Alfo Smith saat jumpa pers di Pasar Sentral Timika, Sabtu (12/9/2026) / Foto: NUEL

Koreri.com Timika – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Koperasi dan UKM menargetkan Festival UMKM 2026 menjadi salah satu ajang terbesar di wilayah Papua Tengah.

Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 6, 7 dan 8 Oktober 2026 tersebut akan dikemas lebih besar dibandingkan pelaksanaan sebelumnya dan menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk unggulan mereka.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mimika, Samuel Yogi, menyampaikan hal itu saat jumpa pers di Pasar Sentral Timika, Sabtu (12/9/2026). Ia didampingi Ketua Umum TIFA Creative Dina Merani dan Founder TIFA Creative, Alfo Smith.

Samuel mengajak seluruh pelaku UMKM di Mimika mulai mempersiapkan produk yang akan ditampilkan dalam festival tersebut.

“Kami punya harapan kegiatan ini menjadi Festival UMKM terbesar di wilayah Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Mimika. Kami mengajak seluruh pelaku UMKM menyiapkan produk-produknya untuk dipasarkan pada tanggal 6, 7 dan 8 Oktober mendatang,” ajaknya.

Menurut Samuel, Festival UMKM bukan sekadar rangkaian peringatan HUT ke 30 Kabupaten Mimika, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi ekonomi kerakyatan serta produk lokal daerah itu kepada pasar yang lebih luas.

Tidak hanya menyasar pelaku UMKM di wilayah itu, Pemkab Mimika juga membuka ruang bagi pelaku usaha dari delapan kabupaten lainnya di Provinsi Papua Tengah.

Samuel berharap para kepala daerah dan pimpinan DPRK di 8 kabupaten tersebut dapat memfasilitasi pelaku UMKM dari masing-masing daerah untuk hadir dan memasarkan produk mereka di Mimika.

“Event ini gratis. Kalau festival seperti ini dilaksanakan di luar Papua, tentu membutuhkan biaya yang besar. Karena itu kami berharap delapan kabupaten di Papua Tengah dapat ikut mengambil bagian,” harapnya.

Menurut Samuel, keterlibatan UMKM dari berbagai kabupaten akan membuat festival tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi produk Mimika, tetapi juga menjadi ruang bertemunya berbagai produk unggulan dari Papua Tengah.

Untuk memperkuat pelaksanaan festival, Pemkab Mimika juga mengundang sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.

Undangan antara lain ditujukan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, Ketua MRP Papua Tengah, Ketua DPRP Papua Tengah, Kapolda Papua Tengah, Kabinda Papua Tengah, Kadin Papua Tengah serta berbagai stakeholder lainnya.

Sementara dari pemerintah pusat, Pemkab Mimika mengundang kementerian yang berkaitan dengan pengembangan ekonomi dan UMKM, termasuk Kementerian UMKM, Kementerian Perekonomian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian BUMN.

“Kami berharap kehadiran pemerintah pusat dapat memperkuat komitmen bersama antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dalam pengembangan ekonomi serta UMKM di Mimika,” jelas Samuel.

Selain pemerintah, perusahaan besar, BUMN, YPMAK dan berbagai pihak yang selama ini memiliki perhatian terhadap pemberdayaan masyarakat dan UMKM juga diajak mengambil bagian.

Samuel menegaskan, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha harus terus diperkuat agar keberadaan festival memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM.

“Kami berharap semua stakeholder dapat mengambil bagian. Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha ini harus terus berlanjut sehingga memberikan manfaat bagi pelaku UMKM di Mimika,” ujarnya.

Samuel optimistis Mimika memiliki potensi ekonomi kerakyatan yang besar. Karena itu, produk-produk unggulan masyarakat dinilai perlu mendapatkan ruang promosi yang lebih luas.

Melalui Festival UMKM, Pemkab Mimika ingin produk lokal tidak hanya dikenal di tingkat daerah, tetapi juga mampu menembus pasar nasional bahkan internasional.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Mimika siap bersaing melalui produk-produk unggulan UMKM yang ada. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini produk kita bisa dipromosikan sampai tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.

Samuel berharap Festival UMKM 2026 menjadi momentum baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, komunitas kreatif, perusahaan dan dunia usaha.

Festival UMKM Mimika akan digelar 6 – 8 Oktober 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-30 Kabupaten Mimika.

NUEL

Exit mobile version