Pemprov diyakini mampu turunkan angka kemiskinan di Maluku

Koreri.com, Ambon (22/3) – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua mengaku yakin, Pemerintahan Provinsi mampu menurunkan angka kemiskinan di daerah ini.

“Saat ini konsentrasi betul-betul tertuju pada bagaimana kemiskinan itu turun di akhir masa jabatan saya dan Pak Gubernur Said Assagaff,” tandasnya pada Kegiatan Musyawarah Khusus dan Pelatihan Analisa Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Maluku Tahun 2018, di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (22/3.2018).

Maluku, lanjut Sahuburua, berdasarkan presentasi September 2017, berada di angka 18,91 persen.

Dia berharap pada akhir 2019, angka itu bisa turun sampai 16 persen, dalam kondisi jauh lebih baik.

“Ini bukan hanya tugas Gubernur dan Wakil Gubernur saja tapi semua pihak, pimpinan OPD, termasuk Bupati dan Wali Kota, karena mereka itu adalah koordinator di wilayahnya,” cetus Sahuburua.

Seluruh program yang ada harus disinkronkan guna mengatasi kemiskinan dengan sistem perencanaan berdasarkan gugus pulau, dimana Maluku punya 12 gugus pulau.

“Sudah saya katakan kepada tim dari pusat, terkait penanggulangan kemiskinan di Maluku. Kalau di Pulau Jawa, cukup dengan sekadar memutar saja. Mungkin dalam tempo satu bulan, Pulau Jawa sudah bisa kita jangkau. Tapi untuk Maluku, lima tahun saja belum tentu bisa terjangkau seluruhnya. Ya, kita dihadapkan dengan tantangan ini, dan kita harus menjawabnya,” tukasnya.

CHR

Exit mobile version