Piet – Matret : Akhiri Perbedaan Menuju Bintuni Maju

WhatsApp Image 2021 02 16 at 20.17.19 1
Calon Bupati Teluk Bintuni terpilih Ir Petrus Kasihiw saat diwawancara awak media, (18/2/2012) (Foto : KENN)

Koreri.com,Jakarta– Pasca Mahkamah Konstitusi menolak permohonan pemohon perselisihan hasil pemilihan (PHP) Bupati Teluk Bintuni tahun 2020 paslon nomor urut 1  Ali Ibrahim Bauw – Yohanes Manibuy (AYO) pada sidang dismissal, Selasa (16/2/2021), calon Bupati Teluk Bintuni terpilih angkat bicara.

Dalam keterangan persnya kepada wartawan usai mengikuti sidang pengucapan putusan/ ketetapan MK secara virtual di Merlynn Park Hotel Jakarta, Bupati petahana mengajak semua masyarakat Teluk Bintuni baik yang mendukung PMK2 maupun tidak untuk kembali bersatu membangun daerah ini maju, produktif dan berdaya saing.

“Saya dan matret Kokop menyampaikan terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat Teluk Bintuni,saya harap mari kita semua bersatu sesuai komitmen kita untuk membangun kabupaten Teluk Bintuni dengan semangat kekeluargaan. Sebab tidak ada pembangunan kalau ada bara api. Pesta demokrasi (Pilkada) sudah terlaksana dengan baik dan sudah selesai,” ungkap Petrus Kasihiw

Kata Kasihiw, sesuai dengan visi besar PMK2 adalah untuk mewujudkan Kabupaten Teluk Bintuni yang damai, maju, produktif dan berdaya saing. sekaligus menyaksikan semua proses demokrasi yang terjadi mulai dari tahapan pelaksanaan hingga diproses perselisihan hasil Pemilihan Bupati Teluk Bintuni di MK.

Kedua sosok pemimpin yang berwibawa itu menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga terselenggaranya pilkada dengan menghasilkan PMK2 jilid II.

“Tidak lupa kami memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada wartawan yang telah mengikuti PMK2 kemana-mana dan sudah bekerja keras memberikan informasi kepada masyarakat Teluk Bintuni selama tahap Pilkada berlangsung serta pihak wartawan sudah melaksanakan tugas dengan baik.“ sahut Kasihiw.

Kemudian tokoh-tokoh masyarakat, tokoh LMA 7 suku, tokoh-tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan semua elemen masyarakat Teluk Bintuni Piet – Matret  juga menyampaikan terima kasih.

Semoga Pilkada ini tidak menjadi alat pemecah belah tetapi untuk mencari pemimpin guna keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Teluk Bintuni. Lembaga penyelenggara baik KPU maupun Bawaslu mendapat pujian dari orang nomor satu di negeri Sisar Matit itu.

“Saya ucapakan terima kasih banyak dan terlebih khusus kepada Pandam XVIII Kasuari. Dan terima kasih juga saya sampaikan kepada Gubernur Papua Barat atas dukungannya. Selain beliau juga sebagai Ketua Umum  DPW Partai NasDem Provinsi Papua Barat yang menjadi induk kami di Provinsi Papua Barat.” Ujarnya.

Sementatara Konsultan politik PMK2 jilid II Syamsudin Seknun,S.Sos.,S.H.,M.H mengatakan dengan diucapkan putusan/ ketetapan itu maka semua perbedaan masyarakat Teluk Bintuni berakhir.

“Dengan ditolaknya permohonan AYO oleh Mahkamah Konstitusi maka dalil-dali yang disampaikan telah gugur, mari kita sudahi perbedaan dan satukan langkah mendukung program dan kebijakan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Teluk Bintuni kedepan” pungkasnya.

KENN

Exit mobile version