Rumkit Bhayangkara Jayapura Desain Kontainer Bekas Jadi Bangunan Lab PCR

WhatsApp Image 2021 03 25 at 16.08.56
Kapolda Irjen Pol. Mathius Fakhiri didampingi Dirut RSUD Dok II Jayapura, drg. Aloysius Giyai melihat alat PCR di lab minimalis Rumkit TK III Bhayangkara, Kota Jayapura, Kamis (25/3/2021). Foto: Seo Balubun

Koreri.com, Jayapura – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, resmikan bangunan laboratorium PCR dari kontainer bekas milik Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Jayapura ditandai dengan tandatangan prasasti di Kotaraja, Kota Jayapura, Kamis (25/3/2021).

Kapolda mengatakan, dengan adanya Lab PCR Rumkit Bhayangkara Polda Papua ini dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta mengakhiri pandemi yang mewabah di seluruh dunia termasuk Indonesia khususnya di Provinsi Papua.

“Maka diperlukan upaya pencegahan mulut melalui 3T (Testing, Tracing dan Treatment). Oleh karena itu, untuk mendukung percepatan diagnosa Covid-19 diperlukan sarana dan prasarana yang memadai guna memudahkan dokter dan paramedis melakukan pengobatan,” kata Kapolda Mathius Fakhiri dalam sambutannya.

Menurutnya, saat ini pemeriksaan test PCR Rumkit Bhayangkara Tk. III Papua masih bertumpu pada Laboratorium Litbangkes dan Labkesda Papua, dimana sample yang banyak dari seluruh Papua menyebabkan hasil pemeriksaan PCR sedikit terlambat.

Untuk itu, dalam menangani Covid-19 ini harus menggunakan cara yang luar biasa, salah satunya adalah menghadirkan Laboratorium PCR ini.

“Hadirnya laboratorium PCR ini adalah bentuk pengabdian dan kontribusi Polda Papua bagi masyarakat termasuk membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Papua dan menjadi salah satu program prioritas Kapolri dalam 100 hari kerja Kapolri,” ujarnya.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius Fakhiri Tandatangan Prasasti Peresmian Lab PCR Rumkit TK III Bhayangkara Polda Papua, Jayapura, Kamis (25/3/2021). Foto: Humas Polda Papua

Dikatakan laboratorium PCR yang ada di Rumkit Bhayangkara Tk. III Jayapura Papua bukan hanya digunakan oleh internal Polri namun juga dapat digunakan oleh masyarakat umum.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Papua, Sekretaris Dinas Kesehatan Papua, Kepala Litbangkes Papua, Kepala Balai Lapkesda Papua, Kepala BNPB Papua dalam pendirian dan izin operasional Lab PCR Rumkit Bhayangkara Tk. III Jayapura,” ujar Kapolda.

Dengan semakin banyaknya Laboratorium PCR di Papua, maka semakin cepat melakukan kegiatan tracing, dapat membantu masyarakat dengan yang kontak erat dgn penderita Covid-19 untuk segera kita lakukan testing dan apabila hasilnya positif, maka segera kita tangani cepat dan tepat guna memutus mata rantai penyebaram Covid-19.

“Efektivitas skala penggunaan Laboratotium PCR ini bekerjasama dengan dokter spesialis pantologi klinik yang saat ini bisa menangani sample sebanyak 94 sample dengan durasi sekitar 3,5 jam dengan menggunakan ekstrasi otomatis, sedangkan jika gunakan ekstansi manual maka akan butuh waktu 8 jam untuk 94 sample,” jelasnya.

“Saya mengingatkan juga dalam pemanfaatan Lab PCR ini juga diperhatikan stok bahan yang habis pakai, ketrampilan tenaga kesehatan yang mengawaki dengan terus mengikuti pelatihan dan juga memelihara peralatan Lab supaya bisa terus digunakan untuk testing dan tracing Covid-19 Papua,” kata Fakhiri.

Sementara itu, dalam sambutan Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Pol dr. Nariyana mengatakan, bangunan laboratorium PCR ini terbuat dari kontainer yang di desain sedemikian rupa untuk lab PCR sehingga tebentuk desain kekinian.

“Alat PCR di drop dari Pusdokkes Mabes Polri atas atensi dari Kapusdokes Polri yang merupakan Kabid Dokkkes Polda Papua dan kemampuan PCR sekali dalam satu hari bisa 94 sample bahkan sehari bisa dilakukan sampai 2-3 kali,” kata Kombes Pol. dr. Nariyana.

Menurutnya, mainset masyarakat bahwa RS Bhayangkara hanya untuk Polri tapi mainset itu salah karena Rumkit Bhayangkara bisa untuk semua lapisan masyarakat. “Semoga adanya Lab PCR ini bisa membantu Anggota Polri, keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Selain peresmian Laboratorium PCR, Kapolda juga resmikan mushola As-Syifa. “Untuk pembangunan Mushola juga sudah selesai yang merupakan inisitif personil dan juga donatur para mitra,” jelas Kabid Dokkes

Turut hadir, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Dr. Rudi Eko Sudarto, Pejabat Utama Polda Papua, Karumkit RS Bhayangkara Papua dr. Kompol Andi Mapaodang, Direktur RSUD Jayapura Aloysius Giayai, Kepala BPBD Provinsi Papua serta tamu undangan lainnya.

VER

Exit mobile version