Terkait dengan pernyataan Bupati Tambrauw bahwa selama ini Gubernur Mandacan membagi-bagi sembako kepada masyarakat hanya untuk pencitraan politik ditegaskan Sase bahwa bukan kemauan orang nomor satu di Papua Barat.
“Tetapi perintah Presiden Repubklik Indonesia bukan siapa-siapa karena saat ini negara bahkan dunia sedang dilanda pandemic COVID-19 sehingga masyarakat butuh makan dan sehat,” tuturnya.
Kemudian perlu disadari bahwa seorang pemimpin tidak hanya urus urusan dunia tetapi juga pelayanan keagamaan dan hanya dimiliki oleh sosok Drs Dominggus Mandacan,M,Si dengan mengolontorkan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan Gereja, Masjid serta bantuan keagamaan lainnya dan ini tepat sasaran.
“Apakah hal ini yang sama dilakukan oleh kepala daerah di tingkat II, saya yakin belum tentu jadi tolong mengkritik orang lain harus berkaca pada diri sendiri dulu apakah kita sudah berhasil atau belum,? Karena tidak ada manusia super di muka bumi ini, seseorang yang dikatakan super apabila kekurangan saya ditutupi oleh kelebihan anda dan kekurangan anda ditutupi oleh kelebihan saya,” pungkasnya.
Politisi muda partai NasDem ini berharap 13 Kepala daerah Kabupaten/ Kota harus bersinergi dengan Gubernur Papua Barat supaya sama-sama membangun agar Provinsi ini keluar dari daftar daerah tertinggal.
KENN
