Aloysius Giyai, lanjut Titus, selama ini dikenal sebagai sosok pekerja keras yang juga memberi perhatian yang luar biasa terhadap kehidupan masyarakat Papua. Beliau juga sangat profesional menjalankan kebijakan gubernur Papua di bidang Kesehatan, sehingga sangat memberikan rasa nyaman bagi masyarakat menghadapi PON XX dan situasi penangan pandemi yang belum berakhir ini.
“Dokter Alo adalah pekerja medis Papua yang paham tupoksinya dan terus konsisten berkarya di tanah ini. Ia sudah teruji pada bidangnya sebagai tenaga professional, karena itu wajar dalam situasi seperti saat ini publik bertanya tanya bahkan menduga kalau pergantian ini sebagai kesalahan informasi yang diterima Gubernur Papua, ” kata Titus.
Titus mengatakan, ia mengenal baik dengan drg Aloysius Giyai, M.Kes. Menurut Titus, Aloysius Giyai adalah sosok yang memiliki karakter dan teruji sejak masih mahasiswa. Selesai dari mahasiswa, Aloysius Giyai mau kembali ke Papua, dan bekerja sebagai pegawai negeri sipil juga mulai dari bawah.
Pekerjaan sebagai dokter spesialis gigi dimulai sebagai staf medis kemudian menanjak naik pada tugas dan jabatan lebih besar hingga dikenal masyarakat luas. Selama dua periode kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe ini, drg Aloysius Giyai merupakan birokrat terdepan yang menjalankan kebijakan bidang kesehatan.
Sejak diangkat menjadi Direktur RSUD Jayapura dokter Aloysius Giyai sudah mengubah wajah rumah sakit peninggalan Belanda dengan membangun infrastruktur, melengkapi fasilitas kesehatan dan meningkatkan mutu pelayanan.
