Koreri.com, Ambon – Inspektur Utama BKKBN Pusat (Irtama) bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Charles Brabar, SE.,M.Si menemui Sekda setempat, Sadli Ie.
Pertemuan bertempat di kantor Gubernur Maluku, Jumat (24/6/2022).
Turut mendampingi Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Mincie Ubro, S.Hut.,M.Si
Charles menjelaskan dalam kunjungan Irtama BKKBN RI, ini merupakan kesempatan yang sangat penting, karena BKKBN Provinsi Maluku masuk dalam 10 besar yang diseleksi pusat untuk masuk dalam zona integritas bebas korupsi.
“Benar, dalam Unit Kerja BKKBN Provinsi Maluku diusulkan untuk masuk dalam 10 besar zona integritas bebas korupsi ke Menpan RB untuk selanjutnya akan seleksi,” jelasnya.
Terkait dengan kunjungan silaturahmi ke Pemda menemui Sekda Maluku Sadli Ie, Charles menerangkan maksudnya.
“Kita sudah sampai pada semester I tahun 2022 ini, tapi penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus masih sangat rendah, sekitar 5 persen penyerapan anggarannya. Oleh karena itu. kami minta kepada Sekda Provinsi Maluku dalam upaya memberikan dorongan kepada Sekda pada 11 kabupaten/kota se – Maluku untuk memberikan motivasi kepada setiap OPD KB dalam melakukan penyerapan anggaran Dana Alokasi Khusus tersebut,” sambungnya.
Sekda Maluku, Sadli Ie mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kepala Inspektur Utama (IRTAMA) Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Charles Brabar, SE.,M.Si dan stafnya.
Menurut Sekda Maluku, selaku Pemda pihaknya selalu memberikan apresiasi yang positif, dan berharap kedua belah pihak saling mendukung, terus bekerjasama serta berkomunikasi juga berkomitmen terhadap pelaksanaan program – program yang di lakukan BKKBN Perwakilan Provinsi Maluku.
“Kita akan berkoordinasi dan akan mengawal dana DAK tahun 2022 di 11 Kabupaten/Kota yang ada di Maluku ini. Kita juga akan mempercepat penangan stunting yang sifatnya multidimensi, sehingga butuh penanganan bersama yang namanya konvergensi,” tandasnya.
JFL
