Koreri.com, Langgur – Direktur Kenavigasian Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Kementerian Perhubungan, Hengki Angkasawan, meresmikan mercusuar setinggi 30 meter yang melengkapi fasilitas di Pelabuhan Elat, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Provinsi Maluku, Kamis (14/07/2022).
“Indonesia sebagai negara maritim menjadikan transportasi laut menjadi faktor terbesar penggerak nasib kehidupan bangsa termasuk perekonomian,” kata Hengki Angkasawan menilai pentingnya fungsi mercusuar Pelabuhan Elat untuk kemajuan Maluku Tenggara.
Dalam kesempatan itu, Hengki juga mengapresiasi Bupati Maluku Tenggara (Malra) M Thaher Hanubun atas dukungannya untuk dapat mewujudkan transportasi yang baik di daerah terluar Provinsi Maluku tersebut.
“Kami sampaikan terima kasih kepada Bupati karena sangat mendukung semua kegiatan-kegiatan di bidang transportasi khususnya konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Malra, sehingga dapat bersama-sama kita tingkatkan ke depan,” katanya.
Hengki menyebut, Menteri Perhubungan telah menegaskan hal-hal yang terkait dengan keselamatan dan keamanan pelayaran menjadi prioritas pokok yang harus dilaksanakan. Sehingga untuk dapat berjalan dengan baik butuh sinergi dengan pemerintah daerah, dan di Kabupaten Malra hal itu sudah bisa dilihat dengan jelas.
Ia mengatakan pelabuhan Elat saat ini dapat menampung kapal dengan berbagai ukuran dapat mendorong kemajuan perekonomian khususnya di Malra, sehingga sangat tepat bila sarana bantuan navigasi perlu dipenuhi untuk menunjang keselamatan pelayaran kapal-kapal yang akan masuk dan keluar pelabuhan tersebut. Apalagi saat ini tingkat muatan balik tol laut, termasuk dari pelabuhan Elat sudah sangat meningkat.
Bupati Malra M Thaher Hanubun, menjelaskan bahwa Elat adalah kecamatan kedua dalam pembentukan Kabupaten Malra, namun selama ini masih tertinggal dalam hal sarana prasarana perhubungan maupun konektivitas. Karena itu, ia bertekad bahwa pemerintahannya akan berjuang untuk Kei Besar, salah satunya dengan menunjang kelancaran akses transportasi di Pelabuhan Elat.
“Kita kembangkan lagi pelabuhan ini ke depan karena pusat ekonomi di Kei Besar ada di Elat yang pertumbuhannya di dukung oleh pelabuhan ini,” kata Thaher.
Sementara itu, Kepala Distrik Navigasi Kelas III Tual Tommy Sipahelut menjelaskan, Pelabuhan Elat masuk dalam wilayah kerja Distrik Navigasi Kelas Ill Tual. Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) merupakan peralatan atau sistim yang berada di luar kapal yang didesain dan dioperasikan untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi bernavigasi kapal atau lalu lintas kapal.
Peresmian mercusuar atau lampu pelabuhan Elat merupakan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) yang merupakan penambahan pada 2021-2022.
Terkait teknis, ia merinci, jenis pekerjaannya pembangunannya yakni penggantian lampu pelabuhan 10 meter darat konstruksi fiber menjadi 20 meter darat konstruksi beton. Kemudian sarana yakni Rambu Suar (RAMSU) pengarah tinggi menara 20 meter, warna cahaya putih dan mempunyai jarak tampak 10 (sepuluh) mil laut.
Menurut dia, selain berfungsi bagi pelayanan keselamatan bagi kapal-kapal pada alur pelayaran keluar masuk pelabuhan Elat, jasa kenavigasian pada pelabuhan Elat telah memberikan sumbangsih pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melebihi target yang ditentukan.
“Kita semua sangat berharap, dengan meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran, maka akan tercipta suatu kelancaran proses distribusi dan logistik manusia dan barang yang akan berbanding lurus dengan peningkatan ekonomi dan ekosistem investasi yang baik di Malra,” pungkas Tommy.
