IGD RSUD Manokwari Banyak Tangani Pasien Lakalantas Akibat Mabuk

RSUD Manokwari
RSUD Manokwari, Provinsi Papua Barat / Foto : Istimewa

Koreri.com, Manokwari – Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari, Provinsi Papua Barat dilaporkan banyak menangani pasien kecelakaan lalu lintas, khususnya diakibatkan minuman keras (miras) alias mabuk.

Hal itu disampaikan Direktur RSUD Manokwari dr. Alwan Rimosan, Sp.B,FINACS , Sabtu (6/8/2022).

“Ini jadi masalah yang sering ditangani selain masalah trauma, kami harapkan jadi perhatian semua pihak. Apalagi pasien kecelakaan akibat miras juga tidak ditanggung BPJS Kesehatan,” terangnya.

Alwan mengatakan jika pasien kecelakaan ditagihkan pembayaran, banyak di antaranya mengaku tidak punya keluarga dan uang yang cukup. Padahal dalam setiap pertolongan darurat menggunakan obat yang ada di rumah sakit.

“Mau klaim BPJS Kesehatan mereka juga tidak punya. Banyak yang memaksa pulang begitu saja,” katanya menegaskan.

Untuk itu, Alwan mengharapkan perhatian pengambil kebijakan di Manokwari dapat menekan angka kecelakaan sehingga meminimalisasi pasien yang selalu ditangani setiap minggunya dengan mengatur regulasi.

“Karena rata-rata korban kecelakaan akibat mabuk itu utamanya dilarikan ke RSUD Manokwari untuk mendapat penanganan,” sambungnya.

Pihaknya juga meminta tokoh adat dan tokoh masyarakat juga tokoh agama berpartisipasi dalam menekan pasien kecelakaan akibat mabuk.

“Masalah (pasien kecelakaan akibat miras) ini  sudah masuk kategori darurat untuk diselesaikan secara cepat,” demikian Alwan Rimosan.

ANT

Exit mobile version