Kadis Kominfo Maluku : Gubernur Tak Tahu-Menahu Soal Tagihan ke Pengusaha Bawa-bawa Namanya

IMG 20220908 WA0027

Koreri.com Ambon – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Maluku, Drs. Titus F. L. Renwarin, M.Si, menegaskan Gubernur Murad Ismail tidak tahu-menahu kalau ada tagihan kepada para pengusaha yang membawa-bawa namanya.

Bahkan, orang pertama di daerah ini tidak pernah memerintahkan siapapun untuk mengambil dana kepada pihak manapun termasuk kepada para pengusaha.

“Jadi kalau ada rumor atau informasi bahkan pemberitaan kalau Pak Gubernur tahu ada tagihan atau perintah ambil uang kepada para pengusaha atau pihak lain, itu tidak benar sama sekali,” tegas dia, di ruang kerjanya, Kamis (8/9/2022).

Pernyataan Kadis ini, sekaligus mengklarifikasi pemberitaan yang beredar di media bahwa, Ketua HIPMI Maluku Asiz Tuni diduga menagih pengusaha untuk disetor ke Gubernur Maluku.

” Tidak benar itu. Pak Gubernur tidak pernah memerintahkan Azis Tuny untuk menagih uang kepada pengusaha Asosiasi Pedagang Pasar Mardika Ambon (APMA),” kembali tegasnya.

Kadis menjelaskan, pihaknya sudah melakukan komunikasi via aplikasi Whatsapp dengan Azis Tuny.

Azis Tuny, kata dia, sudah mengklarifikasi semua pemberitaan media terkait dirinya yang meminta sejumlah uang ke pedagang dengan membawa-bawa nama Gubernur Maluku.

“Azis Tuny mengatakan bahwa berita tersebut informasinya tidak benar dan fitnah, karena sebagai pribadi dan Ketua HIPMI Maluku termasuk orang dekat Pak Gubernur, dirinya tidak pernah mengatasnamakan Bapak Gubernur untuk minta uang di pedagang Mardika,” ucapnya menirukan pernyataan Aziz Tuny.

Kadis mengakui, Azis Tuny, punya hubungan sangat baik dengan para pedagang Pasar Mardika, khususnya yang berhimpun di APMA.

“Sejak terjadi relokasi, lebih dari 2.000 pedagang direlokasi saat gedung Pasar Mardika Ambon, direhabilitasi lewat dana APBN. Azis Tuny saat itu, ikut mengadvokasi para pedagang untuk mendapat tempat jualan yang layak,” terangnya kembali menirukan pernyataan Azis Tuny.
Tak hanya itu, lanjut Kadis, Azis Tuny juga meminta kepada Ketua APMA Alham Valeo segera memberikan penjelasan dan klarifikasi sehingga tidak menimbulkan opini yang semakin membias di masyarakat dan Azis juga menyampaikan permohonan maaf kepada Gubernur.

“Atas nama pribadi (Azis Tuny), saya minta maaf kepada Gubernur Maluku Bapak Murad Ismail, karena berita ini telah membawa-bawa nama Pak Gubernur. Beliau saya sudah anggap bukan saja sebagai pemimpin di daerah ini, tapi sudah sebagai orang tua saya. Pak Gubernur orang baik, dan saya tidak akan berkhianat kepada beliau dengan masalah seperti ini” kata Titus kembali menirukan pernyataan Azis Tuny.

Bahkan, ketika di ruang kerja Kadis Kominfo Maluku, Alham Valeo, Ketua APMA, menegaskan Gubernur Maluku tidak ada sangkut pautnya dengan persoalan ini sekaligus meminta maaf kepada Gubernur Murad Ismail.

“Jadi sekali lagi beta (AI) tegaskan bahwa permasalahan ini seng ada sangkut pautnya dengan Pak Gubernur, karena sampai sekarang ini pula saya belum pernah bertemu langsung dan bertatap muka dengan Pak Gubernur, ini yang perlu beta tegaskan kepada masyarakat dan teman-teman media.” paparnya.

“Terakhir saya (Al) sangat memohon maaf kepada pak Gubernur atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat berita ini. Mudah-mudahan beliau memaklumi dan memaafkan saya karena benar-benar ini diluar beta punya perkiraan, saya juga tidak tahu kenapa sampai terjadi berita viral seperti ini.” sambungnya.

Untuk itu, Kadis mengharapkan kepada semua pihak agar tidak lagi mempolemikan persoalan ini karena Azis Tuny dan Al telah menegaskan bahwa Gubernur Maluku Murad Ismail,tidak tahu menahu terkait persoalan tersebut.

BKL

Exit mobile version