Koreri.com, Jayapura – Polisi berhasil tangkap salah satu pelaku berinisial PT kasus perampokan konter HP dan penganiayaan terhadap anggota Koramil Dogiyai di Terminal Moanemani, Jalan Trans Nabire – Enarotali, Selasa (25/10/2022).
Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan kejadian perampokan dan penganiayaan terhadap anggota koramil terjadi pada, Senin (24/10) pukul 11.30 Wit di Kompleks Pasar Ikebo, Kabupaten Dogiyai, Papua.
Dijelaskan, kronologi kejadian sekitar pukul 11.20 WIT sekelompok orang yang sedang berkumpul di depan konter Amelia Cell tiba-tiba datang dan langsung ingin memasuki konter tersebut namun Saksi an. Haswim yang ingin menutup pintu langsung di serang menggunakan alat tajam berupa parang, namun saksi sempat menghindar dan tidak terkena serangan namun sekelompok warga ini berhasil masuk dan merampok seisi Konter.
Sekitar pukul 11.30 WIT Anggota Koramil Moanemani sebanyak 5 Personil mendatangi TKP guna mengecek kejadian tersebut tetapi setibanya di TKP anggota langsung di kejar oleh para pelaku menggunakan senjata tajam berupa parang, tombak dan beberapa sajam lainya.
“Akibat serang itu 1 personil TNI terkena sabetan senjata tajam An. Serma Sukma Doni mengalami luka pada bagian samping kepala sebelah kanan dan luka ringan di bawah dagu luka dan anggota tersebut sempat melakukan perlawanan sehingga dapat menyelamatkan diri,” Kata Kombes Kamal saat ditemui di ruangan Media Center Mapolda Papua, Kota Jayapura, Kamis (27/10/2022).
Kemudian, lanjut Kamal, pada Selasa (25/10/2022), setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan korban penganiayaan diketahui ciri-ciri pelaku, selanjutnya anggota Polres Dogiyai di backup Satgas Preventif Damai Cartenz melakukan penangkapan terhadap salah satu pelaku.
Dikatakan, saat akan diamankan pelaku sempat melakukan perlawanan, namun berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Dogiyai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Pelaku PT saat ini sudah dititipkan ke Ruang Tahanan Polres Nabire dalam rangka menghindari adanya dampak gangguan kamtibmas di Kabupaten Dogiyai,” ucapnya.
Dari kejadian tersebut korban pemilik HP mengalami kerugian sekitar Rp. 98.450.0000, dari Handphone yang diambil saat kejadian.
“Situasi Pasca kejadian di Kabupaten Dogiyai saat ini aman kondusif. Aktifitas masyarakat berjalan seperti biasa,” pungkas Kombes Kamal.
RIL
