Koreri.com, Ambon – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Ambon Wendy Pelupessy menekankan bahwa deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) sangat penting untuk dilakukan masyarakat.
Karena dengan cara itu, dapat menurunkan kematian dini akibat penyakit dimaksud.
“Karena deteksi dini ini dilakukan dalam upaya menumbuhkan kesadaran dan perilaku hidup sehat. Dengan begitu, diperlukan pemberdayaan dan peran serta masyarakat dalam pemantauan faktor risiko, melalui pemanfaatan pemeriksaan PTM tadi,” terangnya di Ambon, Senin (7/11/2022).
Diakui Kadinkes, pihaknya saat ini mengintensifkan pemeriksaan PTM guna meningkatkan kesadaran serta pemahaman masyarakat akan pentingnya deteksi dini PTM.
“Pemeriksaan PTM dilakukan di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, posyandu, dan fasilitas layanan kesehatan lainnya,” sambungnya.
Pemeriksaan yang dilakukan petugas, meliputi pemeriksaan antropometri (berat badan, tinggi badan, lingkar perut) untuk melihat obesitas, pengukuran tekanan darah untuk mendeteksi hipertensi, pemeriksaan gula darah untuk mendeteksi adanya diabetes, pemeriksaan tajam penglihatan dan tajam pendengaran.
“Karena tanpa kita sadari, pola hidup tidak sehat, penuh tekanan, kemudian inisiatif diet tanpa pengawasan tenaga kesehatan itu berisiko menimbulkan PTM seperti diabetes, kolesterol, hipertensi, dan lainnya,” bebernya.
Kadinkes menyatakan bahwa mencegah diabetes sejak dini dapat dilakukan dengan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Upaya pencegahan diabetes dapat dilakukan sejak dini, dengan cara melakukan pemeriksaan secara berkala minimal satu tahun sekali,” kata dia.
Kadinkes menambahkan pula, terjadinya pergeseran pola penyakit dari menular menjadi tidak menular itu disebabkan karena gaya hidup.
“Karena itu, sejak dini periksakan kesehatan kita,” pungkasnya.
ZAN
