Sikapi Ricuh Wamena, Ketua PBB Papua Minta Semua Pihak Tahan Diri

IMG 20230224 WA0016 2

Koreri.com, Jayapura – Kericuhan yang terjadi di Distrik Sinakma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Kamis (23/2/2023) lalu mengakibatkan 11 meninggal dunia termasuk 2 warga Batak serta puluhan orang luka-luka.

Menyikapi itu, Ketua DPD Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Papua, Tulus Sianipar angkat bicara.

Ia meminta agar semua pihak bisa menahan diri dan memberikan kepercayaan kepada aparat keamanan untuk menyelesaikan masalah itu.

Tulus secara khusus meminta agar kasus ini mendapat perhatian yang serius dan diselesaikan sampai tuntas agar tidak terjadi lagi di hari-hari mendatang.

Politikus DPD PDI-P Papua itu menyayangkan kericuhan di Wamena harus terjadi hanya akibat info hoax terkait penculikan anak, hingga kemudian mengorbankan masyarakat.

Untuk itu, masyarakat diharapkan bisa menahan diri dalam menanggapi setiap situasi dan informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Kita minta masyarakat jangan mudah termakan isu-isu yang belum jelas,” pintanya.

Tulus juga meminta aparat keamanan segera bisa menegakkan hukum kepada para pelaku sesuai dengan aturan yang berlaku.

Secara khusus bagi masyarakat Batak di Papua diminta untuk menyikapi kejadian Wamena secara tenang dan mempercayakan kepada aparat keamanan untuk menyelesaikan masalah.

” Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan untuk menyelesaikan masalah ini, jadi kita harus bisa menerima secara iklas,” tambahnya.

RIL

Exit mobile version