as

TPID Kota Jayapura : Stok Bapok Tersedia Aman 3 – 4 Bulan, Harga Bervariasi

Pj Walo Kota JPR Frans pekey sidak
Pj Wali Kota Jayapura Dr. Frans Pekey saat melakukan sidak bersama tim di gudang Bulog Jayapura, Jumat (24/3/2023) / Foto : EHO

Koreri.com, Jayapura – Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Jayapura melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) terkait ketersediaan bahan pokok (bapok) pada pasar modern dan tradisional di wilayah itu.

Sidak dalam rangka Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriyah,  Paskah dan Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah.

Penjabat Wali Kota DR. Frans Pekey, mengatakan sidak dimulai dari gudang Bulog kemudian pasar sentral Hamadi, Gelael dan terakhir di hypermart Mall Jayapura.

“Dari sisi ketersediaan atau stok bahan pokok cukup tersedia seperti beras stok masih aman untuk 3-4 bulan kedepan baik di Bulog maupun pasar modern,” terangnya kepada awak media, disela-sela sidak, Jumat (24/3/2023).

Diakui Pekey, dari sisi harga memang bervariasi karena harga barang di pasar tradisional dan pasar modern yang tentunya berbeda.

“Tidak mungkin sama, karena dari kualitas kemasannya, kemudian dari tempatnya ada hitungan pajak sehingga harga barang di pasar tradisional berbeda dan mengalami kenaikan harga. Yang penting tidak boleh pedagang kasih naik harga tinggi atau perbedaan harga tidak boleh sangat tinggi antara pasar tradisional dengan pasar moderen itu yang kita harus kontrol,” tegasnya mengingatkan.

Pekey mencontohkan, adanya kenaikan harga bawang di pasar tradisional dan modern.

“Di pasar tradisional itu harganya Rp.50.000,- per kilogram berbeda dengan pasar modern ada harga Rp. 55.000,- dan Rp. 60.000,- Hanya tadi kita mengingatkan supaya sparitas perbedaan harga tidak boleh tinggi karena ini masih dalam satu kota,” sambungnya.

Menurut Pekey, dari sisi kestabilan harga relatif umumnya stabil. Namun memang ada komiditi yang karena awal bulan Puasa sehingga mengalami kenaikan.

“Tapi tadi hasil wawancara kita dengan beberapa pedagang di pasar sentral Hamadi ada kemungkinan setelah memasuki bulan Ramadhan ini setelah kepala Puasa kemungkinan bisa stabil kembali. Karena kemarin itu kepala puasa jadi semua orang sibuk sehingga tidak ke kebun termasuk melaut mencari ikan tapi kemudian satu minggu setelah kepala puasa harga sembako kembali normal, jadi cukup tersedia. Mudah-mudahan itu bisa bertahan,” pungkasnya.

EHO