Koreri.com, Biak – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor melakukan Pelatihan berhitung dasar dengan metode Gampang, Asyik dan Menyenangkan (GASING) bagi murid dan guru yang berada di Kepulauan Aimando Padaido, Senin (29/5/2023).
Pelatihan Pengimbasan yang dipusatkan di wilayah kepulauan ini khususnya di wilayah Klasis Kepulauan Aimando dan Padaido dalam rangka menjadikan Biak Pintar.
Pelatihan pengimbasan dengan metode GASING di wilayah Kepulauan Aimando dan Padaido diikuti sebanyak 100 murid dan 35 guru dari 12 SD dengan 3 SMP.
Program Biak Pintar dengan menghitung dasar ini merupakan tindak lanjut kerja sama Pemkab Biak Numfor dengan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya (Surya Institute) yang dipimpin Prof. Yohanes Surya, Ph.D.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat Kamaruddin, S.Pd mengatakan, kegiatan pengimbasan akan berlangsung selama tujuh hari itu melibatkan langsung 8 trainer dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor yang telah disiapkan bekerja sama dengan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya (Surya Institute) beberapa waktu sebelumnya.
“Ini adalah tindaklanjut dari kerja sama Prof. Yohanes Surya, intinya bahwa program pengimbasan dengan menyiapkan guru-guru dan anak-anak didik mahir berhitung akan dilakukan berkelanjutan, dan saat ini dilakukan di wilayah kepulauan,” ungkapnya.
Menurut Kamaruddin, selama program pengimbasan berlangsung, para trainer wajib tinggal bersama-sama peserta baik siswa maupun para guru di pulau Pasi. Para peserta belajar di SD YPK Pasi dan Balai Desa Pasi.
Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd ketika dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, program pelatihan atau pengimbasan dengan metode GASING terus akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan bagi anak – anak di Kabupaten Biak Numfor.
“Program ini akan berlanjut, tahap kedua dan ketiga nanti akan melibatkan anak-anak yang ada di Kepulauan Padaido, Aimando dan Numfor. Intinya pemerataan pembelajaran akan dilakukan di semua sekolah, tidak hanya di kota saja tetapi sampai ke seluruh pelosok Kabupaten Biak Numfor,” ucapnya.
Bupati berharap setelah selesai pelatihan ini, ilmu yang didapat terus dikembangkan, terlebih guru-guru yang telah mengikuti pengimbasan nantinya dikembangkan ilmu tersebut di masing-masing sekolahnya.
“Didalam pengibasan ini, kita akan menyasar 166 SD yang ada di Biak, dan 232 guru. Jika skenario ini berjalan dengan baik dengan dukungan dari pemda, maka di akhir tahun 2023 akan ada 1992 siswa yang pintar berhitung cepat dengan metode GASING,” lagi kata Kamaruddin.
Pelatihan atau pengembangan dikonfirmasikan akan dilaksanakan di seluruh distrik dengan 6 klaster, klaster 1 di Biak Kota dan Samofa, Klaster 2 di Biak Utara dan Warsa, Klaster 3 di Biak Timur dan Oridek, Klaster 4 di Biak Barat dan Swandiwe, Klaster 5 di Padaido dan Aimando, Klaster 6 di Pulau Numfor.
HDK
