Koreri.com, Jayapura – Organisasi sayap Partai Gerindra, Perempuan Indonesia Raya (PIRA) merayakan hari jadinya yang ke 15 Tahun.
Dan momen perayaannya bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 72 Ketua Umum yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, pada Selasa (17/10/2023).
Acara syukuran tersebut dirayakan anggota PIRA seluruh Indonesia dalam zoom meeting. Dimana PIRA Provinsi Papua juga ikut ambil bagian didalamnya yang juga dihadiri Ketua DPD Gerindra Papua Yanni, SH yang dikemas sederhana dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun.
Di sela-sela kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison – Jayapura itu, Yanni mengatakan, PIRA di Provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan responnya sangat luar biasa.
“Kita tahulah bahwa kalau perempuan itu pada umumnya memang kurang berminat di politik. Berbagai macam kendala kadang-kadang sebagai seorang ibu di dalam rumah tangga, adat istiadat dan budaya,” akunya.
Tetapi potensi PIRA di tanah Papua luar biasa, karena minat dan ketertarikan kaum perempuan di bidang politik mulai berkembang.
“Banyak sekali yang mengajukan permohonan untuk bergabung dengan PIRA. Jadi saya melihat ini sebagai sebuah perubahan yang sangat menggembirakan dan saya berharap nanti di 2024 akan banyak anggota Dewan perempuan yang mengisi kursi-kursi di DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi dan bahkan di DPR RI dengan melihat tingginya minat untuk bergabung dengan partai politik khususnya dengan PIRA yang adalah sayap organisasi dari Partai Gerindra,” jelasnya.
Lanjut Yanni, hari ini adalah HUT PIRA, yang sekaligus dikemas dan dirayakan bersamaan dengan HUT Ketua Umum yang juga Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto yang juga adalah calon Presiden dari Partai Gerindra.
“Hari ini beliau diberkahi, diberkati oleh Tuhan yang Maha Kuasa. Beliau ulang tahun pada tanggal 17 Oktober yang ke-72. Saya memohon berkenan kepada semua bapak, ibu, adik, kakak yang ada di tanah Papua memberikan doanya. Agar bapak diberikan umur panjang, sehat, sukses selalu dan Tuhan juga mengabulkan cita-cita beliau sebagai Presiden Republik Indonesia untuk nusa dan bangsa,”ucapnya.
Kata Yanni, empat bulan lagi bangsa Indonesia akan berada pada satu pesta demokrasi yaitu Pemilihan Umum Serentak diantaranya Pemilihan Presiden, Pemilihan Anggota DPD RI, DPR RI, DPRD pada semua tingkatan di Provinsi, kabupaten dan kota.
“Semoga masyarakat Papua menentukan pilihannya, menggunakan hak pilihnya dan tentu saja saya sebagai Ketua DPD Gerindra Provinsi Papua juga bermohon berikanlah doanya, berikanlah dukungannya untuk Prabowo Subianto sebagai Republik Indonesia 2024 – 2029,” tukasnya.
Kiprah PIRA Papua
Lebih jauh dijelaskannya, saat ini kiprah PIRA di Provinsi Papua, seiring dengan perkembangan DOB, banyak hal – hal yang memang harus terisi dan terpenuhi.
“Jadi kalau untuk PIRA sendiri tidak ada persoalan. Karena dari Ketua – Ketua DPC yaitu Pengurus Cabang sudah mengaturnya. Itu tinggal nanti kita lihat diantara mereka untuk siapa yang memimpin. Jadi kalau untuk organisasi PIRA sendiri Kita percayakan karena ibu-ibunya. Karena mereka cukup mandiri,”jelasnya.
Nantinya mereka yang mengatur diinternal pengurus cabang sendiri.
Menjawab pertanyaan redaksi saat Pemilu tahun 2014 dan di tahun 2019 lalu. Memang belum maksimal. Tetapi kali ini rata-rata anggota PIRA maju sebagai caleg di 2024.
“Sebagai organisasi sayap PIRA cukup aktif sekali. Dimana berkumpulnya semua perempuan di dalamnya dengan berbagai macam profesi,”pungkasnya.
Diketahui PIRA (Perempuan Indonesia Raya) adalah organisasi sayap perempuan Partai Gerindra yang berdiri tak lama setelah berdirinya Partai Gerindra pada 6 Februari 2008.
PIRA berdiri di Jakarta, 9 Oktober 2008, mengajak perempuan Indonesia berpartisipasi dalam segala aspek kehidupan sebagai warga bangsa, utamanya berpolitik praktis. Politik dalam kehidupan sehari-hari, bukan hal yang asing bagi perempuan. Tetapi, politik dalam jalur resmi dan terakreditasi dalam partai politik, masih langka untuk perempuan.
Visi PIRA adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui gerakan perempuan Indonesia dalam setiap aspek kehidupan. Mulai dari ekonomi kerakyatan, pendidikan, budaya, dan kesehatan dalam rangka kemandirian bangsa.
Misi PIRA adalah meningkatkan ekonomi keluarga melalui pemahaman ten¬tang pentingnya pendidikan, kesehatan, budi pekerti, sosial budaya kepada perempuan Indonesia untuk kemandirian bangsa dan generasi penerus.
RLS
