Koreri.com, Ambon – Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Maluku memastikan stok bahan pokok (bapok) di wilayah itu stabil, aman dan terkendali.
Hal itu disampaikan langsung Kepala Distan setempat Dr. Ilham Tauda SP, M.Si kepada awak media di Ambon, Kamis (28/3/2024).
Dikatakan, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional itu sudah menjadi tanggung jawab rutin pihaknya untuk memastikan pasokan dari petani menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah terpenuhi semuanya dan mencukupi.
“Ada pun juga selama ini pantauan dari kami baik tingkat petani maupun pasar dan juga soal harga masih stabil sampai saat ini,” sambung Tauda.
Kemudian dari sisi ketersedian stok yang terpantau selama ini adalah bahan pangan yang harganya cenderung bergerak naik itu seperti bawang, sayur-sayuran, telur dan daging.
“Semua ini naik karena masyarakat sangat membutuhkan itu menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah Tahun 2024 ini, tetapi sampai saat ini semua ini masih normal,” ujarnya.
Tauda menambahkan, akan ada penambahan pasokan dari luar Maluku dan semua itu akan di akomodir oleh Dinas Ketahanan Pangan Promal untuk memasukan bahan pangan strategis seperti telur, ayam dan bawang merah.
“Tetapi kalau cabe kemudian daging sapi dan beras itu dari provinsi kita sendiri. Kalau beras ini tidak semua kita pasokan dari petani karena nanti di bulan April dan Mei itu ada panen jadi cukup tersedia dan biasanya juga di suplai oleh Bulog dan distributor,” tambahnya.
Tauda pun kembali memastikan stok bahan pangan sangat tersedia.
“Jadi pada prinsipnya menghadapi Idul Fitri 1445 Hijriah Tahun 2024 ini untuk bahan pangan sangat tersedia. Dan untuk menjaga ketersediaan itu, kita juga mengatur lalu lintas terutama untuk daging yang keluar dari Maluku itu kita akan batasi, supaya untuk bisa memenuhi kebutuhan dalam daerah. Kami berharap semua pihak memiliki kepedulian terhadap situasi ini. Untuk itu kami juga menghimbau terhadap perilaku-perilaku konsumtif yang berlebihan, hal itu yang mesti kita hindari ini,” tandasnya.
Diakui Tauda, di momen memperingati hari besar keagamaan nasional ini cenderung orang berbelanja dengan lebih intensif.
“Tetapi yang paling penting, kita harus berperilaku sederhana dalam semua hal yang artinya bisa membantu Pemerintah untuk meningkatkan harga kebutuhan pokok,” pesannya mengingatkan.
Olehnya itu, Tauda berharap masyarakat dalam menghadapi Idul Fitri 1445 Hijriah Tahun 2024 ini untuk tetap tenang dan tidak berbelanja secara berlebihan yang nantinya malah mengakibatkan peningkatan harga hingga terjadi kelangkaan.
“Kita juga menghimbau terutama kepada sentra-sentra petani kita untuk menyiapkan kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri 1445 Hijriah,” pungkasnya.
JFL
