Koreri.com, Bandung – Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina mengoperasikan lapangan minyak dan gas bumi di wilayah Indonesia Timur dengan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG).
Prinsip tersebut guna mendukung capaian agenda internasional Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai upaya mewujudkan kinerja berkelanjutan.
Senior Manager Relations Regional Indonesia Timur Fitri Erika mengatakan berbagai program dirancang untuk memastikan perusahaan mengelola dampak lingkungan dan sosial, juga memenuhi peraturan perundangan.
Salah satu program unggulan di bidang lingkungan adalah pengurangan emisi karbon dimana terdapat 25 program dengan capaian reduksi emisi karbon sebesar 76.467 C02eq.
Salah satu lapangan di Regional Indonesia Timur, yakni PEP Sukowati Field Bojonegoro, Jawa Timur juga terpilih sebagai lapangan untuk mengimplementasikan teknologi Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) sebagai upaya peningkatan produksi dan operasi ramah lingkungan.
Berbagai upaya yang dilakukan adalah menegakkan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan melalui Corporate Saving Rules (CLSR), Contractor Safety Management System (CSMS), Process Safety & Asset Integrity Management System (PSAIMS), Sistem Izin Kerja Aman (SIKA) dan housekeeping di lingkungan kerja.
“Jam kerja selamat menjadi faktor penting dalam kinerja keberlanjutan karena akan meningkatkan rasa aman pekerja, mendorong produktivitas, efisiensi dan reputasi baik,” sambungnya.
Regional Indonesia Timur juga patuh dan taat terhadap peraturan untuk memastikan aspek governance, antara lain dengan mengimplementasikan ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Suap, ISO 9001:2015 tentang Quality Management System, ISO 14001:2015 Manajemen Lingkungan dan ISO 45001: 2018 Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina merupakan pengelola hulu migas yang secara geografi tersebar di Jawa Timur, Sulawesi, Kepulauan Maluku dan Papua yang terdiri dari asset offshore dan onshore.
Selain itu, terdapat 1 aset downstream yaitu Donggi Senoro LNG.
Wilayah kerja di bawah Regional Indonesia Timur yaitu Zona 11 (Alas Dara Kemuning, Cepu, WMO, Randugunting, Sukowati, Poleng, Tuban East Java), Zona 12 (Jambaran Tiung Biru, Banyu Urip), Zona 13 (Donggi Matindok, Senoro Toili, Makasar Strait), dan Zona 14 (Papua, Salawati, Kepala Burung, Babar Selaru, Semai).
RLS
