Politisi Ini Ajak Rakyat Mimika Tak Pilih Pemimpin Coba-coba, Begini Penegasannya

IMG 20241010 WA0017

Koreri.com, Timika – Tiga pasangan calon kepala daerah siap berkontestasi di Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Mimika pada 27 November mendatang.

Ketiganya masing-masing paslon Johannes Rettob – Emanuel Kemong, Maximus Tipagao – Peggy Pattipi serta Alex Omaleng – Yusup Rombe.

Namun bagi Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) Mimika, Herman Gafur, paslon Rettob – Kemong satu-satunya yang kayak pimpin kabupaten ini.

Olehnya itu, ia mengajak seluruh masyarakat Mimika agar bangkit dan bergerak secara bersama-sama memenangkan pasangan dengan jargon khas JOEL ini, pada Pilkada tanggal 27 November mendatang.

“Jangan memilih pemimpin yang coba coba ,konsekuensinya akan kita rasakan lima tahun ke depan. JOEL lahir untuk masyarakat Mimika” tegas Herman Gafur saat tatap muka bersama masyarakat SP 4 Distrik Wania, Selasa (8/10/2024).

Dia menegaskan pula bahwa paslon JOEL adalah sosok pemersatu sehinggga sangat tepat memimpin Kabupaten Mimika yang sangat heterogen karena terdiri dari berbagai suku dari Sabang sampai Merauke.

Selain itu sosok JOEL juga sangat memahami tata kelola birokrasi pemerintahan sehingga sangat layak menjadi Bupati dan Wakil Bupati Mimika Kabupaten Mimika.

Ia juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk tidak percaya dengan isu-isu yang sengaja dimainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menjatuhkan pasangan JOEL.

“Masa depan Mimika masa depan anak-anak kita tergantung pilihan kita terhadap pemimpin yang memimpin Mimika lima tahun kedepan. Kita memilih pemimpin yang bisa mengakomodir seluruh kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi atau golongan,” imbuh Herman.

Ia mengatakan bahwa mengapa Kabupaten Mimika dengan APBD yang sangat tinggi namun tidak dapat menyelesaikan persoalan yang terjadi di tengah masyarakat seperti masalah pendidikan, ekonomi ,kesehatan dan lainnya.

Karena orang-orang diangkat dalam jabatan pemerintahan, tidak bekerja dengan profesional namun bekerja hanya untuk menyenangkan hati pimipinnya.

“Kenapa masih ada masalah? Karena kebijakan yang sifatnya asal bapa senang,asal bapa jangan marah kami sehingga menempatkan orang itu bukan karena kompetensi tetapi kerena kedekatan emosional. Sehingga kita terjebak dalam hal-hal yang sesungguhnya merusak tatanan birokrasi Pemerintahan di Kabupaten Mimika ” kata Herman.

Oleh karena itu, dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat Mimika agar tidak perlu ragu dan bimbang dalam memilih pasang JOEL pada Pemilukada Kabupaten Mimika karena hanya JOEL lah pasangan komplit yang memahami dan mendengarkan setiap permasalahan yang dihadapi masyarakatnya.

“Kita percaya hanya pasangan JOEL yang mampu melakukan reformasi birokrasi di pemerintahan Kabupaten Mimika”kata Herman.

TIM

Exit mobile version