Ruas Jalan Bintuni-Moskona Barat Rusak Berat, Butuh Perhatian Serius Pemerintah

Jalan Hubungkan Bintuni Moskona Barat Rusak Berat
Ruas Jalan Bintuni - Moskona dalam kondisi rusak berat / Foto : Ist

Koreri.com, Bintuni – Ruas jalan yang menghubungkan Ibukota Teluk Bintuni dengan Distrik Moskona Barat rusak berat menarik perhatian sejumlah pihak.

Anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Eduard Orocomna, S.T pun angkat bicara.

Dalam keterangan persnya kepada media ini, Minggu (2/2/2025) Anggota MRP Papua Barat perwakilan Kabupaten Teluk Bintuni itu mengatakan,jalan rusak tersebut membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah kabupaten dan juga Provinsi Papua Barat.

Eduard Orocomna meminta kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan Provinsi Papua Barat untuk tidak tinggal dia alias tutup mata soal jalan longsor serta jembatan yang sudah putus sehingga akses jalan yang selama ini dilalui masyarakat setempat tidak dapat digunakan lagi.

Menurutnya, selama ini pemerintah daerah lebih khusus Dinas PU sebagai OPD teknis tidak memperhatikan kebutuhan masyarakat seperti jalan sebagai hal yang mendasar di Distrik Moskona Barat.

“Saya minta perhatian serius Pemerintah daerah untuk bisa menyelesaikan kerusakan jalan agar akses itu dapat digunakan masyarakat, kami kecewa dengan Bupati dan Wakil Bupati lebih khusus Dinas PU tidak melihat kebutuhan mendasar seperti jalan yang dibutuhkan masyarakat di Moskona Barat, saya harap perbaikan jalan itu dapat diselesaikan dalam bulan Februari atau Maret tahun 2025,” jelas Eduard Orocomna dengan nada tegas.

Ditegaskannya bahwa seharusnya pemerintah melihat persoalan yang dihadapi masyarakat di zona merah atau daerah konflik sehingga masyarakat tidak mengungsi keluar.

Dijelaskan Orocomna bahwa warga Distrik Moskona Barat yang sudah mengungsi ke Bintuni dapat kembali ke tempat tinggalnya masing-masing.

“Artinya memudahkan masyarakat kembali ke Distrik Moskona Barat,” ujarnya.

Eduard menegaskan bahwa masyarakat pengungsi yang sudah berada di Bintuni tidak kembali ke kampung halamannya sebelum pemerintah daerah menyelesaikan jalan rusak berat itu. Dia tidak mau masyarakat Moskona Barat menderita untuk kedua kalinya.

Eduard menyotori hasil Forkopimda Teluk Bintuni bahwa tim gabungan TNI dan Polri yang melakukan pemantuan di Moskona Barat sampai situasi did daerah tersebut aman, kemudian para pengungsi dipulangkan ke tempat asalnya, namun faktanya keputusan tersebut tidak dilakukan hingga saat ini.

Para pengungsi Moskona Barat masih berada di ibukota Kabupaten Teluk Bintuni, mereka mengeluh soal tempat tinggal dan kelaparan akibat tidak ada perhatian dari pemerintah daerah setempat, Dinas Sosial sebagai OPD teknis segera mengambil langkah.

“Saya minta Pak Dandim 1806/ Teluk Bintuni dan Kapolres Teluk Bintuni untuk mendukung dan mengawal pekerjaan jalan ke Moskona Barat agar aktivitas masyarakat kembali berjalan baik,” harapnya.

KENN

Exit mobile version