Koreri.com, Ambon – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon Desy Kosita Hallauw mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat melakukan operasi pasar.
Hal ini dimaksudkan untuk menekan lajunya inflasi yang berakibat pada kelangkaan bahan kebutuhan pokok (bapok) di masyarakat, termasuk kestabilan harga barang di pasar.
Apalagi menjelang hari raya Idul Fitri yang semakin dekat.
“Menjelang hari raya Idul Fitri 1446 Hijriyah, saya berharap Disperindag Kota Ambon lebih memperhatikan ketersediaan sembako agar nantinya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terkhusus saudara–saudara kita yang akan melaksanakan hari raya Idul Fitri dalam waktu dekat ini,” ujar Desy kepada sejumlah awak media, Senin (17/3/2025).
Disperindag Kota Ambon juga diharapkan untuk dapat memantau harga bahan pangan pada pusat–pusat perbelanjaan atau di pasar agar tidak terjadi lonjakan sehingga membebani masyarakat.
“Oleh sebab itu, perlu untuk dilaksanakannya operasi pasar,” sesaknya.
Terkait pasar murah yang akan dilaksanakan oleh Pemkot Ambon, pihaknya lanjut Desy, mengapresiasi dan mendukung penuh.
Hanya saja, program pasar murah atau gerakan pangan murah hendaknya benar–benar peruntukannya untuk masyarakat yang secara ekonomis membutuhkan.
“Kami berharap tidak ada oknum atau pihak–pihak yang mengambil keuntungan dari kegiatan pasar murah atau gerakan pangan murah ini. Kami berharap penyalurannya betul–betul sampai kepada pihak–pihak yang membutuhkan,” tegasnya.
Desy juga mengingatkan kepada pelaku usaha, pemilik barang (distributor) yang secara sengaja menimbun barang di toko, rumah, gudang maupun lainnya untuk kepentingan tertentu (politisasi harga barang). Karena pihaknya tidak segan–segan mengambil langkah hukum.
“Jangan melakukan praktek kejahatan. Sebab kalau terbukti maka kita akan menindak sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang–undangan yang berlaku,” pungkasnya.
JFL