Kasus Nur Alissah, Kapolresta : 10 Saksi Diperiksa Gunakan Alat Deteksi Kebohongan

IMG 20250405 WA0010

Koreri.com,Jayapura– Polresta Jayapura Kota berikan perkembangan kasus atas hilangnya seorang anak perempuan A.n Nur Alisah Aulia (2) setelah empat hari pencarian penuh harapan yang dilaporkan hilang sejak Minggu, 30 Maret lalu.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si didampingi Kasat Reskrim AKP I GD Dewa Ditya K, S.IK., S.H menerangkan Alisah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu malam lalu sekitar pukul 23.00 WIT.

Penemuan ini terjadi di area kolam yang berjarak sekitar 250 meter dari kios milik orang tua korban di Jalan Protokol Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

“Kejadian bermula saat Alisah bermain di halaman kios milik orang tuanya. Menurut keterangan ayah korban, listrik di kios sempat padam beberapa kali, sehingga perhatian teralihkan untuk memperbaiki meteran. Ketika listrik kembali normal, Alisah sudah tidak terlihat di halaman. Warga sekitar turut membantu pencarian hingga akhirnya korban ditemukan di pinggir kolam dalam kondisi tak bernyawa,” terang KBP Victor.

Lebih lanjut, KBP Victor mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa 10 saksi, termasuk kedua orang tua korban, dan melakukan olah TKP lanjutan bersama Bidlabfor Polda Papua.

“Kami berkomitmen untuk mengungkap peristiwa ini secara transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum,” ujar Kapolresta saat dijumpai awak media di Mapolsek Abepura, Sabtu (05/04) Siang

Dirinya mengatakan berdasarkan hasil awal autopsi yang dilakukan di RS Bhayangkara TK. II Jayapura menunjukkan adanya luka goresan di beberapa bagian tubuh korban, serta tangan kiri korban yang ditemukan terpisah dari tubuhnya.

Penyelidikan intensif dilakukan oleh Kolaborasi antar Satuan Reskrim Polresta Jayapura Kota dan Polsek Muara Tami, dengan melibatkan tim forensik untuk mengungkap fakta secara ilmiah.

“Kami telah melakukan olah TKP lanjutan, pemeriksaan saksi-saksi, dan melibatkan tim forensik guna mengungkap peristiwa ini secara mendalam, kami akan terus bekerja keras untuk memastikan keadilan bagi korban dan menemukan titik terang untuk keluarganya,” pungkas KBP Victor Mackbon.

RLS

Exit mobile version