Koreri.com, Ambon – Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon, pada Selasa (17/6/2025), saat Wali Kota Bodewin Wattimena, secara resmi melepas 13 peserta untuk mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XXVIII Tingkat Provinsi Maluku (Promal).
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Kementerian Agama, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan para peserta.
Ia menilai sinergi antar lembaga ini mencerminkan semangat kolaborasi dalam membangun kota yang religius dan toleran.
“Pemerintah Kota Ambon sangat menghargai kerja kolaboratif antara LPTQ, Kemenag, dan berbagai elemen masyarakat. Ini bukti bahwa membangun kota bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” imbuhnya.
Lebih dari sekadar ajang perlombaan, STQH, menurut Wali Kota, adalah sarana memuliakan kalam ilahi. Ia menegaskan bahwa niat dan keikhlasan peserta jauh lebih utama daripada sekadar mengejar gelar juara.
“Juara itu bonus. Yang utama adalah niat yang tulus untuk mengagungkan Al-Qur’an dan Hadits. Kalau niatnya benar, prestasi akan datang dengan sendirinya,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bodewin juga menyoroti praktik-praktik yang mengabaikan nilai kejujuran dalam proses seleksi peserta. Ia menolak keras tindakan instan seperti mendatangkan peserta dari luar hanya demi prestise daerah.
“Kita harus bangga dengan putra-putri daerah sendiri. Kalau masih kurang, mari kita bina, kita latih. Datangkan dari luar hanya untuk menang itu menipu diri sendiri,” tegasnya.
Wali Kota juga memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan pesan kebangsaan, mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah dinamika politik dan perbedaan.
“Kompetisi politik boleh saja terjadi, tapi setelah itu, kita harus kembali sebagai saudara. Kota ini dibangun dengan semangat kebersamaan, bukan permusuhan yang abadi,” ujarnya.
Di akhir acara, Bodewin secara simbolis melepas para peserta dengan doa dan harapan agar mereka mampu mengharumkan nama Kota Ambon di tingkat provinsi, serta menjaga akhlak dan semangat spiritual selama mengikuti ajang tersebut.
“Saya secara resmi melepas kafilah Kota Ambon untuk STQH ke-28. Semoga Allah SWT senantiasa menyertai kalian semua dan memberikan kekuatan untuk tampil terbaik,” tutupnya.
Pelepasan kafilah STQH ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam membina generasi muda Islami yang unggul, serta memperkuat fondasi spiritual masyarakat dalam membangun Ambon yang harmonis, religius, dan berdaya saing.
JFL
