Koreri.com, Manokwari – Ketahanan pangan nasional menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya Gibran Rakabuming Raka.
Mendukung program nasional tersebut, Polri menargetkan penanaman jagung di lahan seluas satu juta hektare pada 2025 ini dengan estimasi hasil panen mencapai 4 hingga 10 juta ton.
“Saat ini terdapat 445,6 ribu hektare lahan yang siap tanam dan 922,7 ribu hektare lahan perhutanan sosial yang sedang diverifikasi,” ungkap Kapolri dalam sambutannya yang dibacakan Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, SIK, MTCP pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara di Lapangan Apel Polda Papua Barat, Selasa (1/7/2025).
Selain mendorong sektor pertanian, Polri juga memberdayakan 136.563 kelompok tani di seluruh Indonesia sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam memperkuat ketahanan pangan.
“Juga melalui rekrutmen Bintara Polri bidang pertanian dan penerimaan bagi penyandang disabilitas,” kata Kapolda.
Tak hanya itu, menurut Kapolda, Polwan (Polisi Wanita) kini sudah mulai ditempatkan di posisi-posisi strategis di lingkungan Polri.
“Polwan sudah dipercaya untuk menduduki jabatan strategis seperti Kapolsek, Kapolres, bahkan Wakapolda,” tegasnya.
Dalam upaya mendukung reformasi birokrasi, Kapolda menyampaikan bahwa Polri telah membentuk desk pencegahan korupsi, narkoba, judi online, premanisme, dan ketenagakerjaan.
“Polri juga menggelar berbagai kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara, seperti bakti kesehatan, bantuan sosial, lomba ketahanan pangan, dan lomba konten kreatif,” ujar Kapolda Papua Barat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat dan mewujudkan pelayanan yang lebih humanis serta profesional.
RED
