Ajak Pilih Calon Tertentu Jelang PSU, Pj Gubernur Papua Dikritik Keras

Amir Manudun

Koreri.com, Jayapura – Aktivitas Penjabat Gubernur Papua Agus Fatoni yang dalam beberapa waktu belakangan ini hingga berujung pernyataannya dalam pertemuan bersama tokoh Muslim di Yayasan Hikmah Yaa Bunnayya Waena, Kota Jayapura langsung menuai sorotan publik.

Begitu pula saat berkunjung ke Kantor Wali Kota Jayapura, Agus kembali menegaskan pentingnya memilih pemimpin yang menjaga keamanan Papua, meski kondisi provinsi sudah dinilai sangat aman.

Dalam pernyataan tersebut, Agus mengajak masyarakat memilih Gubernur yang dapat menjaga keamanan, yang menurut sebagian pihak terkesan mengarahkan dukungan kepada salah satu pasangan calon (paslon) dalam Pilkada Papua 2025.

Pernyataan ini lantas mendapat kritik keras dari tokoh Muslim Papua Amir Manudun, relawan Sorban untuk BTM CK.

Amir menegaskan bahwa tugas utama Pj Gubernur adalah memastikan kelancaran dan keamanan pemungutan suara ulang Pilkada, bukan mempengaruhi masyarakat memilih salah satu paslon.

“Penjabat Gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat yang bertugas mengawal pelaksanaan pemungutan suara ulang agar berjalan aman dan sukses,” tegas Amir.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan KPU, Bawaslu, dan aparat keamanan terkait kesiapan distribusi surat suara ke seluruh kabupaten di Papua.

Amir mengingatkan penjabat gubernur untuk menjaga netralitas dan tidak membuat narasi yang dapat menimbulkan kegaduhan atau multi tafsir di masyarakat. Menurutnya, perbedaan di Papua adalah rahmat yang harus dijaga, bukan dijadikan sumber konflik.

“Jangan sampai pernyataan pejabat justru memicu kerawanan dan kebingungan jelang pemungutan suara ulang yang dijadwalkan 6 Agustus 2025,” kata Amir.

Amir juga menekankan pentingnya pejabat gubernur mengklarifikasi pernyataannya agar tidak menimbulkan spekulasi negatif di masyarakat. Ia berharap proses Pilkada dapat berlangsung lancar, aman, dan menghasilkan pemimpin yang mampu membangun Papua selama lima tahun ke depan.

TIM

Exit mobile version