Tinjau 2 Lokasi Bencana Longsor, Wali Kota Sorong Serahkan Bantuan

Walkot Sorong Bencana Longsior

Koreri.com, Sorong – Intensitas hujan yang tinggi melanda wilayah Papua Barat Daya khususnya di Kota Sorong akhirnya mulai berdampak.

Pada beberapa lokasi di ibukota provinsi termuda Indonesia itu mengalami bencana longsor.

Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong pun langsung merespon dan menunjukkan kepedulian terhadap para korban yang mengalami musibah tanah longsor di wilayah itu.

Wali Kota Septinus Lobat didampingi Ketua TP PKK Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat, Kepala BPBD, Plt Kadis Kominfo, Dinas Sosial, Dinas PUPR, Dinas Bina Marga serta Dinas Cipta Karya mengunjungi dan meninjau secara langsung dua lokasi yang tertimpa bencana sekaligus menemui para korban, Minggu (10/8/2025).

Adapun lokasi pertama yang dikunjungi yaitu di Jalan F. Kalasuat, komplek Kelapa dua, Kelurahan Malamso, distrik Malaimsimsa, kota Sorong , Papua Barat Daya .

Total sebanyak dua rumah yang terdampak bencana longsor pada Selasa (5/8/2025) pukul 23.00 Wit. Dimana didalam rumah tersebut dihuni dua kepala keluarga yaitu pertama Keluarga Dominggas Menggedan, kedua yakni keluarga Agustinus Mengge dengan 3 orang anggota keluarga sementara rumah yang lainnya milik Keluarga Karel Manutune dengan jumlah anggota keluarga ada 4 orang.

Kemudian lokasi kedua yang terdampak bencana di RK 3 Pulau Doom, kelurahan Doom Timur, Distrik Sorong Kepulauan. Hujan yang turun pada Rabu (6/8/2025) sekitar pukul 19.30 Wit mengakibatkan rumah tersebut mengalami rubuh tepat bagian dapur.

Rumah itu dihuni dua kepala keluarga masing-masing Keluarga Mince Arobaya dan Keluarga Ferlin Leasiwal dengan jumlah anggota keluarga sebanyak 10 orang.

Selain berkunjung dan menemui korban bencana, Wali Kota juga memberikan bantuan berupa uang dan logistik baik dari Dinas Sosial dan BPBD setempat.

“Ini adalah musibah yang berada diluar kendali kita sebagai manusia. Walaupun ada efisiensi anggaran namun tidak menyurutkan niat dan maksud kami dan jajaran untuk senantiasa memberikan perhatian dan pelayanan yang maksimal bagi warga kota Sorong yang mengalami musibah,” tegasnya.

Lobat juga mengakui jika di bulan Agustus ini curah hujan di Kota Sorong menunjukkan intensitas yang tinggi sehingga dirinya meminta warga harus tetap waspada.

“Kita telah mengantisipasi bencana di beberapa wilayah yang memang sering terdampak banjir dan tanah longsor,” sambungnya.

Lobat lantas menghimbau warga masyarakat yang tinggal di bantaran kali ataupun di perbukitan agar tetap hati-hati agar terhindar dari musibah.

Dengan bantuan yang telah diterima, Walikota berharap dapat membantu meringankan beban korban tanah longsor .

ZAN

Exit mobile version