Saadiah Tegaskan Majelis Taklim Jadi Ruang Penting Perempuan Jadi Tiang Keluarga

Saadiah Uluputty Maulid Nabi 1447 H

Koreri.com, Ambon – Anggota DPR RI Saadiah Uluputy menghadiri undangan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H bersama Majelis Taklim Raudhatul Ummahat, jamaah dan remaja Masjid Baitul Maqdis di Wara, Kota Ambon, Minggu (7/9/2025).

Mengusung tema “Mempererat Ukhuwah Islamiyyah dalam Spirit Maulid Nabi Muhammad SAW”, acara berlangsung penuh kehangatan, shalawat, dan rasa kebersamaan.

“Hari ini, saya bersyukur dapat menghadiri undangan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H bersama Majelis Taklim Raudhatul Ummahat, jamaah dan remaja Masjid Baitul Maqdis di Wara. Allah yang mengatur rencana hingga hari ini saya bisa hadir karena sedari awal rencananya sedang ada kegiatan lain tapi memang Allah sebaik-baik pembuat rencana,” ungkapnya.

Sebagai seorang perempuan, Saadiah mengaku merasakan betul bagaimana majelis taklim menjadi ruang penting bagi perempuan untuk belajar, berdoa, dan memperkuat ikatan silaturahmi. Karena dari sana lahir keteguhan hati sebagai tiang keluarga untuk mendidik anak-anak dengan akhlak mulia, sebagaimana teladan yang diwariskan Rasulullah SAW.

“Namun, saya juga hadir sebagai seorang perempuan yang mendapat amanah sebagai anggota DPR RI. Dua peran ini seringkali berjalan beriringan: di rumah sebagai ibu, di masyarakat sebagai penyambung aspirasi. Dan keduanya membutuhkan kesabaran, ketulusan, serta keteguhan hati-nilai-nilai yang selalu diajarkan Rasulullah SAW dalam dakwahnya,” sambungnya.

Dari setiap peristiwa dan momentum, Saadiah mengaku selalu belajar tentang bagaimana peran ibu di tengah-tengah masyarakatnya.

“Sebagaimana yang disampaikan oleh ketua majelis taklim ibu fitri dan juga pembina Majelis taklim ustadz Muhajirin bahwa yang menggagas Maulid dan mengatur kegiatan ini adalah ibu ibu MT Raudatul Ummahat. Kolaborasi ini dimulai dari niat dan gerak ibu ibu majelis dan juga warga masyarakat dan juga anak-anak yang hadir,” pungkasnya.

Hikmah maulid disampaikan oleh Ustadz Imam Musenep Sag menyatakan bahwa Umat Islam dianjurkan untuk mencintai dan bersalawat kepada Rasulullah SAW karena hal ini merupakan perintah langsung dari Allah SWT dalam Al-Qur’an dan sunnah.

Mencintai Rasulullah adalah bagian dari keimanan, dan bersalawat merupakan wujud penghormatan serta pengakuan terhadap kedudukannya sebagai utusan terakhir yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

“Semoga semangat Maulid ini terus menguatkan kita semua, khususnya para ibu, untuk menjadi tiang-tiang keluarga yang kokoh dan sumber inspirasi bagi masyarakat. Karena dari rumah yang kuat, akan lahir generasi yang tangguh untuk Ambon, Maluku, dan Indonesia,” tukasnya.

RLS

Exit mobile version