Soroti Soal Keracunan di Program MBG, Ini Desakan Tegas Komisi X DPR RI

Lalu Hadrian Irfani Waket Komisi X DPR RI
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani / Foto : KENN

Koreri.com, Sorong – Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menyoroti sering terjadinya keracunan pada makanan bergizi gratis (MBG) yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sorotan ini disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani saat kunjungan kerja Reses Komisi X di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya (PBD), Senin (6/10/2025).

Dalam keterangan persnya kepada wartawan, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menegaskan MBG ini adalah program prioritas dari Presiden Prabowo Subianto yang niatannya sungguh sangat mulia.

“Presiden menginginkan bahwa tidak boleh ada satu pun anak bangsa ini yang kekurangan gizi dengan alasan miskin, miskin ekstrim dan sebagainya,” tegasnya kepada awak media, Senin (6/10/2025).

Oleh sebab itu, Presiden lanjut Lalu Hadrian, sangat menginginkan semua anak Indonesia tercukupi kebutuhan gizinya.

“Kalaupun hari ini ada keracunan dan sebagainya, Pemerintah sudah menjelaskan bahwa keracunan itu disebabkan oleh tidak dilaksanakannya SOP oleh dapur-dapur atau SPPG yang ada,” lanjutnya.

Untuk itu, Komisi X DPR RI hendak memastikan bahwa tidak boleh ada satupun siswa yang mengalami keracunan.

“Kami berharap SPPG atau dapur-dapur yang tidak melaksanakan SOP, tolong dihentikan operasional, diganti dengan dapur-dapur baru yang melaksanakan SOP yang sudah ditetapkan oleh BGN,” desaknya.

Lalu Hadrian lantas menyebutkan soal alasan mendesak pergantian SPPG atau dapur bermasalah.

“Kenapa harus diganti? Karena dampak psikologisnya masih ada. Nah kami tidak menginginkan satu siswa pun akan kerancuan lagi termasuk di Papua Barat Daya,” pungkasnya.

KENN