Koreri.com, Jayapura – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Papua menggelar Musyawarah Daerah (Musda) IV di salah satu hotel di Abepura, Jumat (7/11/2025).
Musda tersebut mengusung slogan, “Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera”.
Musda IV ini dihadiri oleh Gubernur Mathius Fakhiri yang secara resmi membuka Musda,
serta Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP Hanura, Drs. H. Akhmad Muqowam.
Ketua DPD Hanura Papua periode 2020–2025 Kenius Kogoya, dalam sambutannya menegaskan pentingnya partai politik tidak hanya sebagai alat perebut kekuasaan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan daerah.
“Partai Hanura di Papua harus fokus memperkuat struktur dan infrastruktur partai, merekrut kader berkualitas yang berintegritas dan siap menjadi pemimpin masa depan Papua,” ujarnya.
Kenius juga menyampaikan bahwa meskipun pada pemilu terakhir perolehan kursi Hanura di DPR Papua berkurang, hal itu bukanlah kemunduran, melainkan bahan refleksi untuk memperkuat strategi partai ke depan.
“Tidak ada yang salah dalam proses demokrasi. Dari lima kursi kini menjadi tiga, tapi itu adalah bagian dari proses pembelajaran. Kami percaya Hanura akan kembali bangkit karena kami selalu berpihak kepada rakyat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kenius menegaskan komitmen Hanura untuk memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat Papua. Ia juga menekankan makna slogan partai kali ini:
“Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera”, sebagai simbol perjuangan untuk keadilan daerah.
“Slogan ini muncul karena selama ini pusat sering mengambil keputusan besar, sementara daerah hanya menerima hasilnya. Hanura ingin membalik keadaan itu — agar daerah juga punya daya, punya suara, dan menikmati hasil pembangunan,” jelasnya.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur Papua atas dukungan dan perhatian yang luar biasa. Ini bukti bahwa Hanura tidak salah memilih untuk berdiri bersama pemimpin yang lahir dari Tanah Papua,” tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Mathius Fakhiri saat membuka musda itu menegaskan bahwa partai politik memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun Papua.
“Partai politik adalah pilar demokrasi, mitra pemerintah dalam memperkuat partisipasi rakyat dan melahirkan pemimpin yang berkualitas,” ujarnya.
Mathius juga mengajak seluruh kader Hanura untuk menjadikan Musda IV ini sebagai momentum kebersamaan dan perumusan strategi membangun Papua yang lebih maju dan sejahtera.
“Mari jadikan Musda ini sebagai wadah untuk memperkuat silaturahmi, melahirkan pemimpin-pemimpin Hanura yang siap berkolaborasi dengan pemerintah, serta menjaga politik yang santun, damai, dan bermartabat,” katanya.
Gubernur menambahkan, Pemprov Papua akan terus berupaya mewujudkan pembangunan yang berlandaskan pada keadilan, pemerataan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami siap bekerjasama dengan semua partai politik, termasuk Hanura, untuk membangun Papua yang berdaya dan sejahtera,” tegas Mathius.
Gubernur mengatakan dengan optimisme, bahwa hasil Musda kali ini akan memperkuat posisi Hanura sebagai partai yang konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat Papua.
Musda IV DPD Hanura Papua ini menjadi ajang konsolidasi penting untuk memperkuat barisan, memantapkan kaderisasi, serta menyiapkan strategi partai menghadapi dinamika politik nasional dan daerah.
Melalui tema “Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera”, Hanura Papua menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai partai yang berpihak pada kepentingan rakyat, memperjuangkan keadilan daerah, dan membangun masa depan Papua yang lebih cerah.
SAV
